[AStor] STORY IN MARRY – 1

SIM AS1 - 1,

Tittle : AStor – Story In Marry 1
Length : Series
Rated : PG 17
Genre : Comedy Romance,married life, sweet, a little hurt
Main cast : Kyuhyun – Sooyoung
Author : Fatminho

Disclaimer :

This Plot is Main. Give some comments without bashing and NOT FOR PLAGIATORS!

Note :

HaloHalo . . . \(^,*)/ Author Fatminho datang lagi …

Mengingat banyaknya hutang yang aq punya atas AS/Sequel dan kelanjutan ff-series lainnya, maka kali ini aku datang untuk menyicilnya dengan AStor alias After Story untuk ff berjudul STORY IN MARRY.

#Cye-ileh ‘AStor’ sok banget loe thor bwt singkatan begitu

Hahaha, mianh kalau kalian tidak suka. Bukan bagaimana, Aq hanya ingin buat suatu sebutan unik yang menjadi ciri khas tersendiri. terserah deh, mau dibilang aneh, jelek, atau ngaco sekali pun, tetep kusebut After Story dengan singkatan AStor. biar beda githu… Hahahaha #Maaf.Lebay Author sedang Kumat

well, q rasa itu tidak terlalu berpengaruh

Cuplikan Q-A bayangan:

#Lho, thor, kenapa tidak AS – My love is You, Youngie-ah dulu yang di post?
*Alasannya hanya satu. Respon di ff STORY IN MARRY lebih banyak.
#Apa next time akan dibuat AS yang aq sebut tadi?
*InsyaAllah. Jika minat baca dan dukungan disana banyak, maka akan aq usahakan.😀
#Kapan dong ff lainnya di post?
*Di tunggu saja. Aq belum bisa memastikan, geunde…InsyaAllah tetap akan dilaksanakan.

Nah, karena banyak yg setuju utk di buatkan AS-nya, maka untuk tetap tidak mengecewakan yg ingin di buat series, jadi aq buatkan AS versi Series.Adil, bukan? Hihihi.

Ya Udah, selamat membaca ASTOR alias AftorSTORy satu ini ya Readers setia-ku (?)
Semoga kalian suka, HEhehe😀

– Happy Reading – 

***

Kyuhyun masih mendekap erat yeoja manis yang berstatus sebagai istrinya itu. Sooyoung yang ada dalam dekapannya pun tampak sangat bahagia. Ya, saat ini mereka sangat bahagia karena telah melalui pengganjal besar yang menghalangi keharmonisan diantara mereka. Wajar saja jika hal itu yang sedang mereka rasakan karena hubungan mereka sangat di dukung oleh ayah Kyuhyun. Sedangkan sang ibunda, Nyonya Cho, terlihat pasrah ketika suaminya mendeklarasikan hal tersebut.

Flashback

“Lebih baik kau ceraikan saja yeoja murahan itu Kyunie-ah!” cetus Nyonya Cho yang sontak membuat dua namja, Kyuhyun dan Tuan Cho, menatapnya sangar.

“Eomma!” pekik emosi Kyuhyun.

“Yeobo, bagaimana bisa kau mengatakan hal itu, eoh?”

“Buat apa Kyuhyun mempertahankan pernikahannya dengan yeoja yang sama sekali tidak ia cintai itu? Bahkan sampai sekarang yeoja itu tidak memberikan tanda-tanda atas kehamilannya.” Sinis suara Nyonya Cho.

Kyuhyun menghentak kaki untuk berdiri, “Eomma, aku mencintainya. Jangan pernah eomma mengira aku tidak akan mencintainya. Justru aku yang sudah bersusah payah membuatnya jatuh cinta. Jadi, aku mohon, berhentilah mengungkit masalah perjanjian itu!” cecar Kyu yang membuat Nyonya Cho agak tersentak kaget dan Tuan Cho menatap tak mengerti kearah Kyuhyun.

“Perjanjian? Apa maksudmu dengan kata itu Kyu?” tanya Tuan Cho. Beliau memang tidak tahu menahu masalah berjanjian yang sudah istri dan anaknya itu rencanakan.

Kyuhyun menatap kearah eomma-nya. Ia baru sadar, ternyata semua hal ini tidak diketahui oleh appa-nya. Sedangkan Nyonya Cho sudah kebingungan mencari alasan masuk akal atas apa yang ia rencanakan itu.

“Kyu, jelaskan semuanya sekarang!” tegas Tuan Cho. Tampak Nyonya Cho yang hendak menyela pembicaraan, tapi dengan sigap, Tuan Cho memamerkan telapak tangan kanan kearahnya, bermaksud menghentikan rencananya.

Akhirnya Kyuhyun menjelaskan semuanya. Terpampanglah wajah tercengang pada diri Tuan Cho. Sedangkan Nyonya Cho menundukkan kepala.

“Yeobo, kenapa kau melakukan hal memalukan ini? kau tahu, aku tidak akan pilih kasih untuk kedua putraku! Kelak, mereka berdua akan kubuat agar selalu berjuang bersama membangun perusahaan besar keluarga kita. Siapa bilang nama Kyuhyun akan ada diurutan kedua atau pertama jika ia menikah dan memiliki seorang anak?”

“Bukankah kau sendiri yang mengatakan padaku jika kau sangat ingin memiliki cucu? Lalu, kau juga bilang, cucu pertama akan dijadikan ahli waris-“

Belum selesai Nyonya Cho menjelaskan maksudnya, Tuan Cho memotongnya segera, “Demi Tuhan, kenapa kau selalu memikirkan harta, warisan, kedudukan, uang, dan hal semacam itu? Kau tahu, hal seperti itu sudah ku atur sebaik mungkin dibawah naungan pengacara Jung. Jadi aku mohon, berhentilah memikirkan sesuatu yang tidak penting itu, arra?!”

“Tapi… bagaimana dengan rencana perjodohan Kyuhyun dengan anak kolegamu itu yeobo-ya?” tanya Nyonya Cho yang masih bersikeras mencari alasan atau cara agar Kyuhyun menceraikan Sooyoung. “Bukankah musim yang lalu kau berjanji dengannya? bahkan aku sudah sangat akrab dengan istri sahabatmu itu. Tidak mungkin kan kita membatalkan perjodohan itu? Apa yang akan mereka pikirkan tentang kita nantinya?”

“Kalau begitu, eomma pikirkan saja sendiri. Eomma lebih memilih kebahagiaan anak eomma sendiri atau harga diri dan nama baik eomma?” ujar Kyuhyun.

“Kyu, tenanglah. Lebih baik kau pulang saja. Jangan pikirkan hal ini. Appa akan menyelesaikan semuanya. Tenang saja, appa tidak sedang gila hingga semudah itu melepas menantu sebaik, secantik, dan sepintar Sooyoung. Mustahil appa melepas menantu seperti dia karena appa sudah terlanjur menyayanginya.”

“Tapi yeob-“

“Kembalilah dan peluk istrimu. Jangan biarkan ia bersikap dingin terus padamu.” Jelas Tuan Cho yang tetap tak menghiraukan sanggahan istrinya. “Salam untuk Sooyoungie” tambahnya.

Kyuhyun tersenyum lebar dan segera meninggalkan rumah besar keluarganya setelah memberikan pelukan kebanggaan pada aboeji-nya.

Flashback end

“Oh iya, aku lupa. Appa menitip salamnya untukmu.” Kata Kyuhyun setelah menceritakan semua hal yang terjadi hingga eomma-nya menyerah.

“Eoh, benarkah? Hum… abeonim memang terlihat menerimaku sejak pertama kita menikah. Beda dengan kau atau pun eommanim. Kalian berdua sangat sinis memandangku. Padahal-“

Chu~

Potong Kyuhyun dengan mencium dan melumat sekilas bibir Sooyoung. Kemudian Ia menarik wajahnya untuk menjauh dan menatap lekat kedua mata istrinya yang selalu membuatnya berdebar.

“Berhentilah mengungkit masa-masa itu. Aku membencimu karena aku mengira kau melakukan ini untuk uang, tapi akhirnya kau bisa mencintaiku juga, kan? Dan aku mohon, kenanglah saat-saat yang baik agar tak ada alasan lagi untukmu membenciku. Kau mengerti, Nyonya Cho?”

Sooyoung terkekeh geli mendengar semua penjelasan Kyuhyun yang dinilainya sangat panjang lebar dan terburu-buru. Tidak lama kemudian Sooyoung mengangguk dan menangkup wajah Kyuhyun. “Aku sangat mengerti, yeobo.” Ucap Soo dan langsung mendapat hadiah kecupan kilat dibibirnya.

Kini Kyuhyun menjelajahi setiap titik di wajah istrinya. Ia memandang dengan penuh keseriusan. “Kau tahu, selama kau bersikap dingin padaku, nyaris membuat rumah sakit jiwa menambah pasiennya.” Sooyoung mengernyitkan dahi, memberi maksud bahwa ia tak mengerti dengan ucapan suaminya yang kini masih senang menghusap lembut setiap inci wajahnya. “Kau tidak mengerti apa maksudku?” Soo menggeleng. “Babo! Tentu saja itu artinya aku akan gila jika kau terus mengabaikan keberadaanku. Bahkan, saat aku memintamu memasangkan dasi seperti biasa yang kau lakukan pun kau menolak dan pergi meninggalkanku. Kau juga harus tahu, aku akan bisa tidur tenang bila ada kau dalam dekapanku. Namun, apa yang kau lakukan saat itu? Kau meninggalkanku tidur sendirian. Cih! Kenapa kau begitu menyebalkan, eoh?!” jelas Kyu dengan emosi yang kian meninggi. Ia kesal jika mengingat masa-masa Sooyoung mengabaikannya.

Tanpa disadari, mata Sooyoung sudah berkaca-kaca. Saat tak sengaja Kyuhyun memergoki hal itu, dengan sigap Soo langsung memeluk erat tubuh kekar didepannya dan menenggelamkan wajah dalam dada bidang disana. Ia menangis, tapi tak terdengar suara tangisnya. Yang Kyuhyun rasakan hanya tetesan air yang terasa hangat menetes di kulit perutnya. Apalagi kalau bukan air mata Sooyoung. Kyuhyun langsung mengangkat tangan dan membalas pelukan yang ia dapat. Sesekali dielusnya punggung tak berbingkai itu secara lembut.

“Mianhae… aku hanya sedang berusaha membiasakan diri jika saja kau benar-benar menceraikanku.” Lirih Sooyoung dengan senggukannya.

“Annio… kalau pun itu terjadi, aku tetap akan kembali padamu, yeobo. Eomma bukanlah penghalang untuk hubungan kita. Biarkan Tuhan yang menentukan segalanya.” Ucap tulus Kyuhyun sebelum akhirnya tenggelam dalam keindahan dahi indah istri tercintanya.

***

Sooyoung’s POV

#Bipp Bipp #Bipp Bipp

‘Sooyoungie… kau harus siap mentraktirku. Kau tahu, semua rancanganmu diterima dan pihak perusahaan akan menyerahkan kontrak kerjasamanya bersama butik kita. Chukae shikshin… :*’

Mwo? Jongmalyeo?

Merasa tidak percaya, langsung kutekan tombol call untuk menghubungi Jessica, si pengirim pesan. Sayang, saat kuhubungi, nomornya sedang sibuk. Segera kuputuskan sambungan gagal itu dan berencana menghubunginya kembali beberapa menit lagi.

# Duuddhuru dududu kissing you baby… duuddhuru dududu loving you baby…

‘Eomma calling…’

Tanpa berpikir dua kali, langsung kutekan tombol hijau untuk menerima panggilannya. Eomma… sudah lama aku tidak mendengar suaranya. Walau ia cuek, tapi aku selalu sayang padanya.

“Yeobseo…”
“Ne, ini Eomma. Kau sedang ada dimana Soo?”
“Aku? Ah… tentu saja aku sedang ada di apartment. Waeyo eomma?”
“Hei, kau mau berbohong sama eomma, eoh?”
“Mwo? Maksud eomma?”
“Sekarang, eomma sudah ada di depan apartmentmu. Kalau benar kau sedang ada di dalam, kenapa tidak keluar dan melihat eomma?!”
“Hah? Mwooya? Eomma ada di… aa..apartmentku?”
“Ne, kau pikir apartment siapa lagi?”
“Ah, huh, ne, tunggu sebentar eomma. Sebenarnya aku sedang ada di apartment teman. Ya, sekarang juga aku datang kesana”

Aku langsung menyambar tas dan jaketku. Saat hendak membuka pintu, suara Kyuhyun mengintrupsiku. “Siapa yang meneleponmu, sayang? Kenapa kau jadi terburu-buru seperti itu?”

“Kyu-ah…” gumamku “Aku harus ke apartment-ku. Eomma… eomma-ku datang.” Ucapku ragu. Jujur, hampir tiga bulan pernikahan kami berjalan dengan banyaknya guncangan permasalahan, tapi kini masalah terbesar sudah menyapa kembali. Apa yang harus aku katakana pada eomma nantinya, aku menikah tanpa menghubunginya sama sekali. Aku merasa tubuhku agak tegang dan pasti wajahku sudah pucat pasi.

“Eommanim…?” tanya Kyuhyun lembut dengan kedua tangannya yang menangkup pipiku. Aku hanya mengangguk di tengah kekhawatiranku. “Ayo kita temui orang tuamu. Bukankah kau belum mengatakan pernikahan ini sama sekali?” tanyanya lagi.

“Tapi… aku benar-benar takut jika eomma tidak merestui kita, Kyu. Kau tahu, eomma sangat protective jika mendengar masalah pernikahan. Aku takut eomma akan-“

“Ssstt… percayalah, kita bisa melaluinya. Ayo, kita temui orang tuamu. Kau tidak berencana menyembunyikan suamimu dari mertuanya kan?” mendengar ucapan tenangnya itu aku jadi sedikit tenang. Aku tersenyum dan mengangguk. Kurasakan ia mengecup dahiku sebelum akhirnya menggenggam tanganku erat dan berjalan keluar.

Sooyoung’s POV end

***

@apartment Sooyoung

“Eomma…” lirih Soo sembari mempercepat langkahan kakinya.

“Aigoo Soo-ah, bersyukurlah bahwa eomma-mu ini adalah juru senam. Jadi, berdiri berjam-jam pun tidak akan membuat pinggul eomma patah. Geunde… adakah anak kurang ajar sepertimu yang tega-teganya berbuat seperti itu pada eomma, eoh?” cecar Ny.Choi saat Soo sudah ada didepannya dengan mata berkaca-kaca dan wajah tersenyum senang karena bisa melihat eomma-nya lagi.

“Eomma…” rengek Sooyoung sebelum akhirnya menghambur ke pelukan eomma-nya. Ny.Choi pun membalas dekapan anaknya tersebut. Beliau juga merasakan percikan rindu karena sudah lama tidak melihat anak bungsunya satu ini.

“Jadi, kapan kau akan membawa eomma masuk dan beristirahat?” tanya Ny.Choi setelah melepas pelukan anaknya.

Segera Sooyoung buka pintu apartment-nya dan Ny.Choi terlebih dulu melenggang masuk. Sedangkan Sooyoung beralih kearah Kyuhyun dan sambil tersenyum ia tarik lengan suaminya itu untuk ikut masuk bersamanya.

Setelah duduk di ruang utama, barulah Ny.Choi menyadari akan hadirnya seorang namja di antara mereka. Ia sempat kaget dengan kehadiran Kyuhyun, tapi sebisa mungkin ia tetap bersikap wajar.

“So, apa yang kau maksud teman itu, namja ini?” tanya Ny.Choi dengan nada dingin. Beliau sedang duduk di sofa utama dengan tangan yang tertumpu di kedua sisi sofa dan kaki jenjang yang di silangkan.

Dengan sedikit tegang Sooyoung meraih jemari suaminya dan membimbingnya duduk berhadapan dengan sang eomma. “Dia bukan temanku, eomma. Dia… nampyeon-ku.” Jawab Soo.

“MWORAGEO?”

Kyuhyun dan Sooyoung tersentak mendengar pekikan keras Ny.Choi. dengan sigap Kyu berdiri dan membungkukkan badan sekilas. “Jeosonghaeyo eommanim… Cho Kyuhyun imnida. Ijinkan saya mendampingi putri anda sampai akhir hayat.” Ucap Kyu serius.

“Hei pemuda! Betapa lancangnya dirimu itu. Tanpa meminta restuku dan suamiku, kau nikahkan putriku seenaknya. Kau pikir ini Negara bebas tak berhukum?!” jelas Ny.Choi tegas dan dingin. Ia berani menyebut masalah hukum karena sebenarnya ia adalah salah satu hakim terbaik di Jepang.

“Mianhamnida eomma. Itu bukan salahnya, melainkan sal-“

“Diam kau Choi Sooyoung! Apa kau masih berani membela diri setelah menipu orang tuamu, eoh? Apa kau ingat janji yang kau berikan pada kami saat kau hendak terbang ke Negara ini dan meninggalkan Jepang? Tidakkah kau merasa bersalah?!” amarah Ny.Choi kian menjadi. Beginilah karakter seorang Choi Chae Young, seorang hakim bijaksana yang terkesan cuek pada keadaan sekitar, tapi akan bersikap protect nan adil jika ada sesuatu perkara. Terlebih kali ini yang ia temukan adalah perkara anak kandungnya sendiri.

“Eommanim-“

“Stop! Jangan sebut aku seperti itu. Jika kalian masih menghargai aku sebagai orang tua, maka akhiri pernikahan konyol kalian itu!” tegas Ny.Choi yang membuat kedua anak manusia didepannya terhentak kaget mendengarnya.

“Eomma! Jangan bercanda seperti itu…” mohon Soo.

“Kalau eomma sedang bercanda, lalu bagaimana dengan status pernikahan kalian itu, apa tidak sebuah candaan juga?” tanyanya sinis.

“Eom-, Choi agashi, aku mohon maaf atas segala kekonyolan yang kau maksud itu. Maaf juga karena saya tidak akan pernah mengikuti kata-kata anda. Saya mencintai putri anda, maka restuilah kami.” Ucap Kyu sesopan mungkin.

“Dan kau harus tau Cho Kyuhyun-ssi, sebagai seorang pengamat lingkungan kehidupan kekeluargaan, aku sangat kecewa dengan caramu meminta restuku. Kenapa baru sekarang, disaat kau sudah menyunting putriku, apakah itu sopan, Kyuhyun-sii?”

“Jeosohamnida. Saya akui cara saya saat ini sangat salah. Namun, saya mohon, berikan saya satu kesempatan untuk merubahnya. Tolong pertimbangkan permohonan ini karena saya sangat mencintai putri anda dan tidak memiliki niat sedikit pun untuk melepasnya.”

Mendengar kalimat dari Kyuhyun, Ny.Choi terlihat berpikir seperti tengah mempertimbangkan semua kenyataan dan pilihan yang ada didepan matanya. Perlahan ia bangkit dari duduknya dan berjalan pelan sambil mengitari apartment putrinya.

“Kau tahu apa tujuan eomma datang menemui kesini, Soo?” tanya Ny.Choi sambil berbalik menghadap putrinya setelah memandang satu photo keluarga di dinding apartment tersebut. Sooyoung yang masih terduduk tegang disamping suaminya pun hanya bisa membalas tatapan ibu kandungnya tersebut tanpa memberikan tanggapan apapun. Menyadari hal itu, Ny.Choi langsung angkat bicara kembali, “Karena aku ingin mempertemukanmu dengan anak teman eomma. Dan kau tahu apa maksud pertemuan itu. Saat sudah sampai disini, eomma mendapat kabar yang mencengangkan seperti ini, kau pikir ini semua lelucon?”

Sooyoung berdiri dan mendekati eomma-nya. “Eomma, aku benar-benar minta maaf. Tolong, terima hubungan kami.”

“Apa kau yakin, eomma dan appa bisa meretui hubungan kalian?”

Kini Kyuhyun bangkit dan berjalan mendekati kedua wanita didepannya. Ia menatap dalam mata mertuanya sekilas sebelum akhirnya ia beringsut ke lantai, bersimpuh dengan kepala sedikit ditundukkan. “Aku mohon, terimalah maaf dari kami. Aku janji akan menjaga putri anda sebaik mungkin. Maafkan kelalaian yang telah kuperbuat.” Ujarnya.

Sooyoung yang melihat sang suami berlutut hanya bisa menutup mulutnya dengan telapak tangan, merasa tidak percaya dengan perlakuan Kyuhyun saat ini. Bagaimana bisa Kyuhyun yang selalu menjaga harga dirinya kini berlutut memohon restu dari mertuanya?

Melihat reaksi eomma-nya yang cukup tercengang atas sikap Kyu, Sooyoung memutuskan untuk ikut mengambil posisi seperti suaminya. Kini dua anak manusia itu tengah berlutut dihadapan Ny.Choi. “Eomma, aku mohon restu dari eomma. Aku bahagia bersamanya, eomma…”

Ny.Choi yang melihat dua anak itu pun merasa tambah kesal. Ia tak suka melihat orang belutut memohon sesuatu, terlebih hal itu ditujukan padanya. Ia berdecak kesal dan langsung berjalan menuju pintu keluar. “Pastikan dua jam lagi kau sudah siap. Kau harus ikut eomma kembali ke Jepang, Choi Sooyoung!!” ucap tegas Ny.Choi sebelum membuka pintu.

“Sooyoung-ah!” sapa Jessica yang tengah berdiri didepan pintu apartment Sooyoung dengan wajah panik, tentu saja kehadirannya itu membuat Ny.Choi menunda kepergiannya.

Melihat ada sesuatu yang sedikit mengkhawatirkan, pasangan KyuYoung tersebut segera mengambil langkah untuk berjalan kearah pintu utama.

“Yeobo-ah…” gumam Ny.Choi saat melihat rupa suaminya yang sudah berdiri dibelakang Jessica.

KyuYoung pun merasa sedikit kaget dengan kehadiran beberapa orang dibelakang Jessica. Tn.Choi dan pasangan paruh baya keluarga Cho yang tidak lain tidak bukan orang tua Cho Kyuhyun. Mereka semua bertampang tegang, kaku, dan sangar, layaknya orang yang tengah menahan amarah.

“Eomma…” “Abeonim…” ujar Kyu dan Sooyoung berbarengan.

“Lee Boyoung!!!” “Han Cae Young!!!” ujar Ny.Cho dan Ny.Choi serempak ditengah wajah sangar nan keras mereka. mereka saling tatap untuk beberapa saat sebelum akhirnya melempar pandang kearah pasangan KyuYoung yang tengah berdiri tegang di ambang pintu.

“YA! KALIAN HARUS BERCERAI!!!” hujat keduanya.



See You on the next chapture.😀

117 thoughts on “[AStor] STORY IN MARRY – 1

  1. Eh kenapa jd gini Šξh ???
    Kirain Ɣªήğ ♏åʊ̈ [d̲̅i̲̅] jodohin ama kyu ÏtƲ soo begitupun sebaliknya tp kok reaksi ortu ke duanya g2 Ɣåå ?? Bingung

Gomawo^^ You are the best Visitor, So Give Comments After You Read It.

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s