[SERIES](duet ff) – SEXY LOVEY MARRY – 3

sxylovy1

Tittle : (Duet FF) Sexy Lovey Marry
Author : Fatminho & Mia
Genre : Romance, Sad, Married Life, NC, Friendship, Little sweet Comady
Length : Series
Rated : PG 17+
Main&Other casts: Cho Kyuhyun – Choi Sooyoung – Super Junior – SNSD – SM.Family – dll.

Disclaimer : This plot is main!!!!

Note :

Annyeong…..
Maaf baru bisa bawa kelanjutannya sekarang. Maaf jika banyak typo…

Mia-ssi… maaf ya, banyak nambahin alur and ide baru di part ini. Soalnya mood menulisku lagi sedikit kacau dan sulit mengikuti skets :(… jadi aku ngikuti pemikiranku saja. Namun, aku pastikan maksudmu di part-3 ini tersampaikan kok. *semoga… 

Geuraseo..

😀 Happy Reading Yeorobun… 😀


***

“Ny.Cho, ijinkan aku membuktikan perasaanku padamu, This night!”

Seketika aku sadar akan ucapannya. Aku kaget dan hendak protes, tapi dia sudah membalikkan tubuhnya hingga kini ada di bawahku. Aku mulai terlena dengan sentuhan halusnya di balik kimonoku. Tangannya lembut menyentuh kulit punggungku. Ciumannya juga semakin dalam dan menguasai mulutku.

Oh God…

Ini sangat nikmat. Bisakah aku menghentikan ini disaat tangannya sudah aktif menari disetiap sudut sensitifku? Bisakah aku menghentikan kenikmatan yang suamiku ciptakan?

“Jangan kabur lagi, yeobo!” tegasnya.

Astaga… haruskah?

#Ting tong… #Ting tong…

Kudorong tubuhnya sekuat yang aku bisa sebelum akhirnya kutahan wajahnya. “Oppa! Bel apartment berbunyi!”

“Asshhh…. biarkan saja! Itu hanya orang iseng sayang!” jawabnya tanpa berpikir, yang berhasil membuatku menciptakan kerutan berlipat-lipat didahiku. Dia kembali merunduk dan hendak menjelajahi bibirku lagi.

#Ting Tong

“Tuh, kau dengar sendiri kan oppa?!” sergahku lagi. Mata kami jadi saling adu pandang.

“Haaaaaassshhh….” geramnya sambil bangkin dari tubuhku. Dengan cepat kurapikan kembali piyama kimonoku yang sempat dia buka tadi. Begitu pun dengannya yang kini sudah memakai piyamanya kembali.

“Siapa yang bertamu malam-malam begini?!” rutuknya sambil merapikan pakaiannya. Aku terkekeh mendengar nada kesalnya. Cho Kyuhyun memang selalu menggemaskan ketika dia merasa kesal.

“Sudahlah oppa. Kita masih punya banyak waktu!” jawabku sekenanya sambil berjalan mendekati pintu. Baru saja hendak membuka pintu kamar, tubuhku menegang kembali. Aku merasa ada dua lengan kekar yang sedang melingkari perutku. Baik, aku tahu tangan itu milik Cho Kyuhyun, namja evil yang ternyata berstatus sebagai suamiku.

Baru saja hendak angkat protes, kurasakan sayup-sayup hangat di sekitar tengkukku. Dan lagi-lagi aku tahu siapa pelakunya.

Siapa lagi kalau bukan vocal utama milik boyband papan atas ‘Super Junior’ ?!

Tanpa sadar, aku hanyut dalam permainannya. Aku merasa nyaman ketika tangannya memelukku erat-ketika bibirnya mengecupi bagian disekitar leher jenjangku-ketika dia mulai menghisap dan menggigit bagian tersebut. Aku suka kala jemarinyamulai naik dan-

#Ting Tong!

Astaga!

Kuhentakkan kedua tangannya secara cepat dan kuat. “Bel itu akan terus berbunyi kalau kita tak menghampirinya, sayang!” ucapku dan langsung membuka pintu kamar.

Aku berjalan menuju pintu apartment. Sebelumnya, mataku menoleh ke sisi intercome yang ada di balik dinding pembatas ruangan dengan pintu depan.

Dan siapa yang aku lihat…

“YA! cepat buka pintunya! Kalian ingin membuat kami mati kedinginan di luar sini, eoh?!” omel Yuri dan Yoona yang terlihat di layar intercome apartmentku.

Kami?

Ah, benar, mereka berdua. Tapi, untuk apa mereka kemari?

Dengan cepat aku berjalan menuju kearah pintu dan membukanya.

Oh My…

Tuhan, apakah mataku sedang mengalami gangguan? Kenapa mataku melihat begitu banyak orang saat ini?

“Annyeong Sooyoung-ah…” seru orang-orang yang ada di balik pintu.

“…” Jujur, aku tak bisa membalas apapun lagi. Aku shock!

Siapapun, tolong jelaskan padaku alasan mengapa memberku (Yuri, Yoona, Hyeoyon) dan member oppa_deul Super Junior (Yesung, Donghae, Eunhyuk) ada disini? Oh tidak, kurasa bukan hanya mereka saja. Aku melihat sosok Kris, chanyeol, dan juga Suho dari EXO. Bahkan sepupuku Choi Minho juga ada disini bareng Jonghyun dari SHINee. Bisa kudapati pula Suli dan Krystal dari f(x). Apa-apaan ini?

“Hei, jangan mendahului kami ya!” teriak suara seorang namja dari arah koridor, membuat kami menoleh kesana.

Dan… apa ini, kenapa Changmin, dan Yunho-oppa juga kesini?

Hei, aku sedang tidak ulang tahun kan?

Kyuhyun pun sama sepertiku. Dia tidak sedang berulang tahun.

Lantas, untuk apa mereka…

“Ommona! Igeo Mwoya???” pekik kaget suara namja dibelakangku.

Aku menoleh dan kudapati sosok Kyuhyun yang sudah bertampang kaget karena pemandangan didepannya.

“Anyeonghasaeyoo Kyunie-ah/Kyupa/oppa/evil…” riuh mereka semua memberi salam kepada kami.

“YAK! Untuk apa kalian datang kesini? Dengar ya, aku sedang tidak mengadakan pesta!!!”

“Kami ingin menjemput kalian!” Jawab Yuri dan Yoona serempak dengan Donghae dan Yesung.

“Holiday Time! Let’s go to The Japan!!” sambung pasukan EXO.

“Holiday?” tanyaku dan Kyuhyun serempak.

“Nde! Comon take a Holiday Together!!” tegas Changmin dan Yunho-oppa bersamaan.

Speechless.

Apa-apaan ini???

Sungguh, aku tak mengerti apapun.

Sooyoung’s POV end

“Sooyoung-ah… kenapa kau begitu menggoda malam ini???” goda Hyuk sambil menatap intens tubuh Soo yang hanya berbalut piyama satinnya. Tidak tipis, tapi tetap saja menampakkan sisi sexy seorang Choi Sooyoung.

Kyuhyun terbelalak menyadari kegiatan Eunhyuk kali ini. dengan sigap dia merengkuh tubuh Sooyoung dan menatap tajam Eunhyuk. “YAK! Monyet Yadong! Kubunuh kau!” umpatnya.

Semua member yang ada diluar sana terkekeh geli. Ada juga yang menjitak kepala Eunhyuk.

“Ya~ appo hyung!” ucap Hyuk pada Changmin dan Manager SNSD yang tadi menjitaknya dari belakang.

“Aigoo… sampai kapan kami harus menunggu? ayolah oppa-ya, eonni-ya, pesawat akan take of satu setengah jam lagi! Dan kita harus menyusul pasukan yang duluan pergi kesana!” keluh Suli yang mendapat anggukan teman-temannya.

“Shireo! Kali ini aku dan Sooyoung tidak ikut! Kami juga punya rencana lain!” balas Kyu yang masih mendekap erat tubuh Sooyoung. Baiknya, Sooyoung tidak membantah di peluk seperti itu didepan semua member.

“YA! magnae! Berani kau tidak ikut, aku pastikan jatah liburanmu setelah konser Asian Music nanti ditiadakan!”

Mendengar ancaman dari managernya, sontak mata Kyuhyun membulat. “MWOYA???” wajahnya terlihat semakin geram. “Asshh…. baiklah! kami akan menyusul kalian ke bandara sebentar lagi!” ucapnya kemudian.

“Anni…anni… kami akan menunggu kalian dan kita akan berangkat bersama dengan bus SM.” sergah manager SNSD.

“Benar untuk liburan?” tanya Sooyoung pada managernya dengan ragu.

“Sebenarnya bukan liburan. Kita tidak memiliki banyak waktu untuk latihan Sooyoung-ah. Kita baru dapat kabar dari atasan bahwa konser Asian Music akan dimajukan. Alhasil, kita hanya memiliki waktu dua minggu untuk berlatih. Jadi, untuk me-reward liburan yang dijatahkan sebelumnya, perusahaan memberikan kita tiket untuk ke Jepang. Lumayankan, sambil latihan kita liburan?” jelas manager-oppa.

“Kalau memang untuk latihan, lantas mengapa member lainnya yang ikut serta dalam konser besar itu tidak terlihat?” tanya Kyuhyun yang masih berusaha mencari alasan untuk tidak ikut ke Jepang. Walau managernya sudah menjelaskan segalanya, tadi, tetap saja dia masih mengusahakan waktu berduaan dengan istrinya.

“Kau tidak dengar apa yang dikatakan Suli tadi? Pasukan pertama sudah lepas landas satu jam yang lalu. Berhubung mereka memiliki jadwal tambahan disana, maka mereka mendahului kita. Maka dari itu, CHO KYUHYUN, cepat berkemas atau kau tak akan mendapat libur setelah konser nanti!” jelas manager-Suju dengan nada geram di akhir kalimatnya.

Kyuhyun menghela nafas berat. Lagi-lagi dia harus menunda waktu intimnya bersama sang istri tercinta. “Ehhhkkk…. arraseo! Kami siap-siap dulu!” tukas Kyuhyun yang langsung menutup pintu apartmentnya secara keras. Membuat orang-orang di luar sana berteriak, “YAK! Evil kurang ajar! Tidak sopan sekali kalian meninggalkan kami diluar tanpa mempersilahkan masuk!”

Brrkkk!

Pintu terbuka lagi. Tampaklah wajah Kyuhyun yang kini sedang mengerangkan rahangnya. “Satu syarat, jangan buat ruang tamukut ini berantakan!”

Begitu selesai Kyuhyun berucap, semua member berhambur memasuki apartment Kyuyoung. Jadilah, tujuh belas kepala manusia itu mengarungi ruang tamu Kyuyoung.

Kyuhyun’s POV

Oh Tuhan, kenapa cobaan seperti ini melandaku lagi???

Menunda malam pertama selama tiga bulan pernikahan sungguh membuatku mual. Aku sudah tak tahan, tapi kenapa tak ada sikon yang mendukung keinginanku tuk miliki Sooyoung secara utuh?

Setelah mereka masuk dan duduk di ruang tamu, dengan cepat aku menarik tangan Sooyoung untuk masuk ke kamar. Tidak, aku tidak akan melakukan hal ‘itu’ dalam keadaan seperti ini. satu-satunya alasan aku menariknya ke kamar adalah untuk berkemas bersama. Yah, hanya itu.

Sesampai di kamar, aku melepas tangannya dan menutup pintu. Aku berbalik lagi menghadapnya dan bisa kudapatkan apa yang sedang dilakukannya. Lihat, betapa gesit istriku ini. Dia hendak menarik dua koper besar dari atas lemari. Yak! Kenapa aku hanya menontoninya? Babo kau Kyu!

“Kalau ada aku, jangan lakukan hal berat ini, Chagie~. Kau wajib memanggilku untuk menolongmu. Arra?!” titahku sambil mengambil alih pekerjaannya. Menurunkan koper dan langsung membuka dua benda besar itu di lantai.

“Ne…” jawabnya singkat.

Jujur, aku merasa aneh dengannya. Bukan hanya dari jawaban singkatnya tadi, caranya menjawabpun terasa begitu aneh bagiku. Bukankah biasanya dia berceloteh atau mengomel sekalian jika menjawab semua omonganku? Tidakkah dia risih menjawab ucapanku tanpa melihat wajahku?

Tanpa sadar, aku terdiam. Berdiri kaku menatap gerak-gerik istriku yang sudah beberapa kali bolak-balik dari lemari kearah koper. Oh, aku teringat akan sesuatu. Kita pergi ke Jepang untuk latihan sekaligus liburan, kan? Jadi, untuk apa kami membawa dua koper yang berbeda?

“Chagie~ bukankah sebaiknya kita bawa satu koper saja?” tanyaku, menghentikan kegiatannya.

Dia menatapku sejenak. Mungkin sedang memikirkan pendapatku?

“Huh… tidak Kyu. Kita akan berbeda kamar nantinya. Tidak mungkin jika kau mengganti bajumu di kamarku, begitu pun sebaliknya.” Jawab Soo sambil menata kembali pakaiannya.

Hhhaaahh… aku sudah tak sanggup lagi!

Dengan gusar kuhampiri dia dan kurengkuh tubuh kurusnya itu dari belakang. Kurasakan dia menegang. Kagetkah?

“Aku ingin satu kamar denganmu, Soo…” bisikku memelas dengan wajah yang sudah kutenggelamkan di pangkal bahunya.

Dia memegang kedua tanganku yang melingkari perutnya. Sudah kuduga, dia akan melepasnya. Aku bisa apa kalau dia sudah menolakku?

“Wae? Aku ingin memelukmu, Soo…” rajukku tuk kesekian kalinya. Aku tak bisa meraih tubuhnya, maka kutahan pergelangan tangannya. Setidaknya, saat aku bicara, dia tak mengalihkan perhatiannya pada hal lain.

Namun, lagi-lagi dia menghempaskan tanganku. “Bukan saatnya untuk kita bermanis romatis, Tuan Cho!” katanya. Kemudian dia beralih lagi merapikan pakaiannya.

Aku?

Entahlah, aku jadi tak semangat sama sekali. Melihat sikap cueknya seperti ini membuatku kesal. Kakiku seperti tak dapat bergerak. Jadilah aku terpaku pada satu titik ubin kamar ini, sambil menatap sedih kegiatan berkemasnya. Bukan sedih gimana, aku hanya merasa situasi ini seperti sedang kembali ke masa lalu, masa dimana hanya aku yang mencintainya dan berusaha menggapainya. Kini aku berhasil mengikatnya dengan tali pernikahan, tapi nyatanya aku tetap belum memiliki keseluruhan dirinya.

Aku ingat usaha konyol yang kulakukan agar bisa menikahinya tanpa penolakan dari segala pihak.

Flashback

Konser pemberkahan music di Beijing yang dilaksanakan oleh SMEnt berlangsung lancar dalam durasi waktu tujuh jam non-stop. Bintang-bintang SMEnt seperti grub-ku, Super Junior, EXO-K&M, hyung-deul DBSK, SHINee, f(x), dan grub yeojachingu-ku, Girl’s Generation(SNSD), berjuang semaksimal mungkin demi menunjukkan kriteria terbaik kami sejak pukul delapan malam tadi. Alhasil, pukul empat pagi kami baru bisa lepas lelah.

Kulihat wajah lelah semua anggota. Namja maupun yeoja, tetap saja sama dimataku. Sama-sama berwajah super lelah. Bukan bagaimana, tujuh jam non-stop itu sangat panjang kan? Walau kami tampil bergantian, tetap saja energy yang kami keluarkan harus lebih dahsyat di bandingkan konser akbar biasanya yang hanya berdurasi paling lama tiga sampai empat jam.

Setelah mendapat sedikit arahan tentang acara selanjutnya untuk esok hari, kami semua beranjak menuju Bus khusus yang sudah disiapkan oleh kantor. Betapa bahagianya aku saat proporsi bus yang SUJU gunakan kali ini berbagi dengan anggota SNSD. Mataku langsung tertuju pada satu sudut tempat duduk kosong. Tak ingin melihat dan menatap tempat yang lainnya lagi, dengan sigap kutarik tangan Sooyoung, yeojaku, yang masih berada di bawah untuk segera naik dan duduk ditempatku.

“Aihh… Kyu, kau ini kasar sekali!” dia menggerutu disaat aku mengambil alih semua barang-barangnya untuk kuletakkan di bagasi tas penumpang yang dibuat seperti lemari tepat di sebelah tempat duduk kami.

“Aku merindukanmu, Chagie~” balasku setelah memastikan segalanya sudah beres dan hanya tinggal merebahkan pantat di tempat duduk.

“Ya~ Evil manja! Berani sekali kau merebut teman dudukku secara sepihak, eoh?!” aku menoleh dan kudapati sosok jangkung yang cerewet. Siapa lagi kalau bukan Yuri Kwon, member yang sering bersama dengan yeojaku.

Kudengar Sooyoung terkekeh. Aku langsung mendecih dan melototi si jangkung didekat Sooyoung. “YA! kenapa yeoja-ku harus duduk bersamamu jika ternyata aku ada didekatnya? Kau ini, selalu tidak paham dengan sikon, ya!” clotehku.

Dia hendak membuka suara lagi saat sebuah suara mengintrupsinya. “Yul-ah… kau ini, selalu saja mengganggu kemesraan orang lain. Kenapa tidak duduk bersamaku saja, euhm?” dan kini aku tersenyum karena Yesung sudah berhasil menarik Yuri untuk duduk disebelahnya. Setelah menggeram pada Yesung, Yuri menghadap padaku dan memberikanku death glare. Waao… kau kalah cepat jika ingin menghancurkan usahaku, Yuri-ah….

Sesampainya di hotel, aku menarik tangan Sooyoung menuju koridor yang sepi. Kurasa semuanya aman karena aku sudah ijin membeli sesuatu pada manager-hyeong sebelum menarik tangan calon istriku. Ahh… benar sekali, aku sangat ingin menjadikannya istriku. Dan inilah saatnya aku melakukan rencana licik itu.

“Ya~ kyu-ah… kenapa mengajakku kesini?!” protesnya sambil memberontak kecil.

Kucekal tangannya lebih erat hingga dia terdiam. Kutatap matanya baik-baik. “Chagie~ hanya ini jalan satu-satunya untuk aku bisa menikahimu.”

Matanya langsung membesar nanar menatapku.Oh Tuhan, jangan sampai dia menolakku.

“Dengarkan aku baik-baik. Ini tidak seperti yang kau pikirkan, chagie-ah… aku hanya…”

“Apa?” tanyanya lirih saat aku terdiam tak melanjutkan kalimatku tadi. Matanya pun sudah mulai berkristal.

Kutatap kedua manik matanya lekat-lekat. “Sooyoung-ah… kau percaya padaku kan?”

“…”

“Aku hanya butuh kepercayaanmu, chagie…” bisikku setelah menunggu jawabannya yang tak jua kudengar. Apakah ini terlalu berat?

Tidak lama kemudian dia menangis dalam dadaku. Dengan hangat kusambut tubuhnya. Kupeluk dirinya secara posesif. Di sesenggukan. Aku jadi merasa gentar dengan rencanaku sendiri. jeball Soo… ini semua demi kita…

Kuelus rambutnya pelan-pelan. “Kalau tidak siap, aku akan menyerah seka-“

Grebb!

Dia memeluk pinggangku sangat erat. Kemudian aku merasakan kepalanya bergerak-gerak di dadaku. “Aku ingin bersamamu…”

Tuhan, katakan jika saat ini aku memang sedang berdiri di dunia nyata dan bukan mimpi.

“Aku mempercayaimu…”

Seketika itu pula kueratkan dekapanku sambil membawanya masuk ke sebuah kamar hotel yang kusewa secara pribadi sebelumnya.

Keesokan harinya…

Entah bagaimana awalnya, teman-teman SUJU dan SNSD sudah menduduki kami berdua setelah awalnya melihat kami berpelukan dibawah selimut yang menutupi tubuh kami yang hanya half naked. Manager-hyeong langsung memberikan info ini pada orangtuaku. Sungguh, inilah kelicikan yang kubuat. Aku yakin, Manager-hyeong yang notabene kenal dengan orangtua kami pasti lebih memilih mengabari ‘hal ini’ pada orangtua kami. Taruhan, dia takut jika langsung melaporkannya pada direktur. Ckckck.

Kami memang tidur bersama sambil berpelukan. Namun, tidak ada hal melebihi “deep kiss” yang kami lakukan dibalik selimut tersebut. Walau aku ingin, Sooyoung tetap bisa menahanku dan mengancam akan memilih ‘break’ dari hubungan ini. Tentu saja dengan sekuat tenaga kutahan hasratku tersebut. Sudah kukatakan sebelumnya, apapun akan kulakukan selama Sooyoung tetap berada disampingku.

Selang beberapa hari, aku dan Sooyoung menikah. Kalau bukan karena orangtua kami yang secara pribadi mendatangi direktur, mungkin direktur lebih memilih memisahkan aku dnegan Soo. Demi apapun, aku tak ingin hal itu terjadi.

Flashback End

Setelah melakukan perjalanan cukup panjang, akhirnya kami sampai di penginapan. Aku sadar, disini kami akan dipaksa latihan terus-menerus. Liburan? Bullshit!

Syukur saja hal ini adalah bagian dari pekerjaanku. Jika tidak, sudi pun tak pernah untuk melakukan sesuatu yang membatalkan ‘hari liburku’.

Aku memohon pada pimpinan untuk ditempatkan pada kamar yang sama. dan apa yang kudapati? Pe-no-la-kan!

Kesal?

Tentu saja!

Bukankah mereka sudah tahu statusku dan Sooyoung sebenarnya? Lalu, mengapa mereka masih memisahkan kami juga?

“Baiklah, tiga jam lagikita kumpul di aula. Sekarang, beristirahatlah!” ujar manager-hyeong.

Apa aku bilang, kata-kata ‘liburan’ memang benar-benar terhapus. Buktinya, saat inikami semua sudah mulai latihan. Sementara semua terbagi atas bagian-bagian porsi tampilan, di suatu ruang dance dalam aula ini, aku-Eunhyuk-Kangin hyeong dan tiga yeoja SNSD Sooyoung-Seohyun-Jessica, berkumpul mendengar arahan manager.

Pertama-tama, kami diatur untuk duduk bersama pasangan masing-masing. Hal itu tentu saja membuatku gerah. Bukan karena Seo disampingku, tapi karena Si Monyet yadong itu berada disamping istriku.

“Baiklah, disini, kita akan menunjukkan perform Sexy Dance dengan tiga variasi dalam satu koreo yang sejenis.” Manager-hyeong memulai penjelasan awal. “intinya, gerakan yang dilakukan perpasangan terlihat mirip, namun saat ditampilkan, sebenarnya berbeda. Untuk lebih jelasnya, Kim Myung-Ah dan Lee Sung-Ho akan menjadi pelatih kalian disini. Maka dari itu, perhatikan secara baik-baik. Terutama Sooyoung, Seohyun, Kyuhyun dan Eunhyuk. Sedangkan Jessica-Kangin akan terporsi untuk ‘Smooth Sexy Dance’ yang akan lebih terlihat slow. Berbeda dengan SeoKyu yang menampilkan ‘Hotties Dance’ dan SooHyuk yang menampilkan ‘EROTIC SEXY DANCE!!!’” penjelasan itu berakhir dengan penyebutan jenis dance yang akan ditampilkan SooHyuk kelak, secara semangat. Hyeong, bolehkah kau kumakan hidup-hidup disini???

Sumpah, aku muak!

Kyuhyun’s POV end

Kim Myung-Ah dan Lee Sung-Ho yang saat ini bertugas melatih keenam anak manusia yang terpelih untuk melakukan SEXY DANCE meminta cara berlatih yang berbeda. Mereka membentuk satu kelompok dimana gerakan yang sejenis terbentuk secara langsung. Kelompok tersebut adalah Kyuhyun-Seohyun-Sooyoung-dan Eunhyuk. Sedangkan Jessica dan Kangin yang gerakannya benar-benar berbeda dari pasangan tersebut, sudah dialihkan pada pelatih khusus ‘Smooth Dance’.

Mereka memulai gerakan berdasarkan pelatih Myung-Ah dan Sung-Ho yang ada didepan mereka. Pelatih Sung-Ho meletakkan tangan diperut pasangannya sebelum meliukkan pinggul dan perut secara seirama. Secara otomatis, anak didiknya dibelakang pun mengikuti gerakan tersebut.

Sooyoung dan Eunhyuk fokus memperhatikan contoh gerakan sambil mengikuti gerakan tersebut selayaknya posisi mereka. Sedangkan Seohyun yang ingin memfokuskan diri seperti dua orang didepannya merasa sangat sulit karena Kyuhyun yang menjadi pasangannya kali ini terasa layaknya robot. Kaku dan mengganggu. Benar, ini sangat mengganggu. Posisi tariannya benar-benar sama dan benar, tapi yang membuat kekakuan dalam gerakan Seokyu adalah fokus mata Kyuhyun. Matanya terfokus pada pasangan didepannya, SooHyuk. Hal kecil yang dipikirkan Seohyun kali ini: kecemburuan. Andai saja posisinya menghadap ke barat, mungkin Sooyoung yang akan merasakan kecemburuan tersebut.

Kini masuk pada gerakan kedua dimana posisi namja dan yeoja berhadapan. Kedua tangan namja itu menarik pinggang kecil pasangannya dan merapatkan wajahnya ke bawah leher pasangan. Sehingga, saat dilihat, posisi itu bagaikan menampilkan seorang namja yang sedang memberikan ‘kiss mark’ di dada atas pasangannya.

Yah, setidaknya itulah yang ada dipikiran Kyuhyun saat ini.

“STOP!” teriak Kyu tiba-tiba, membuat pelatih dan ketiga orang lainnya, terlebih lagi Seohyun yang menjadi pasangannya, terperanjat.

“JANGAN SENTUH ISTRIKU, SE-INCHI-PUN!” Tak peduli tatapan heran di sekelilingnya, dengan cepat Kyuhyun berjalan gusar menghampiri pasangan SooHyuk.

GREB!

Kyuhyun menarik tangan Sooyoung untuk menjauh dari Eunhyuk. “Pasanganku kali ini adalah ‘istriku’ sendiri!!! jika ada yang membantah, aku berani keluar dari AGENCY!!!” tegas Kyuhyun secara lantang.

“JAGA UCAPANMU!!!” sebuah suara keras nan marah mengintrupsi Kyuhyun secara sepihak.



-TBC-

Next?
So, Please Tinggalkan jejak kalian dengan ‘Like’ & Komentarnya terlebih dahulu.


See You letter…
.
.

😀

154 thoughts on “[SERIES](duet ff) – SEXY LOVEY MARRY – 3

Gomawo^^ You are the best Visitor, So Give Comments After You Read It.

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s