[DRABBLE] LOVE MEETING “The End?”

LoveMeetingd4b

Love Meeting – “The End?”

Author : Fatminho

Length : DRABBLE

Genre : Romance

Rated : PG 16+

Main cast : Kyuhyun, Sooyoung

 

Disclaimer :

THIS PLOT IS MAIN!!! DON’T BASH OR COPAS WITHOUT PERMISSION. THE CAST HERE IS NOT SAME WITH THE TRUTH PERSONS WHO HAVE THAT NAME. IT IS JUST CAST IN MY IMAGINATION!!!

Note:

Anyeong…

Aku bawa drabble Love Meeting yg beda Lho…

Ini lanjutan kisah Drabble sebelumnya. Mianh, jika terlalu lama posting.

Ada yang minat baca lanjutan kisah KyuYoung yang ini?

So, Gajja take an happy reading ^^

 

***

4th Yeoja | First Meeting With My 4th | My 4th and Eomma |

“Jadi, kau sudah mengakhiri hubunganmu dengan semua yeoja koleksianmu itu?”

“Eh? Annio noona. Tidak semua! Dan aku tegaskan lagi, yeoja pilihanku bukanlah yeoja koleksianku! Bahasamu itu menyebalkan noona!”

“Mwo? Menyebalkan? Hey namja playboy, pikirkanlah sekali lagi, yang menyebalkan itu bahasaku atau dirimu! Cih~”

Aku menggeram memandang wajah remeh milik noona-ku paling cantik satu ini. Oh Tuhan, dosa apa sebenarnya eomma saat mengandungnya, mengapa keluar sifat super menyebalkan di dalam dirinya ini?

“Tapi… aku bingung, kenapa eomma sangat semangat menceritakan pacarmu? Kurasa hanya satu nama yang selalu disebut oleh eomma. Bukankah kau memiliki lebih dari itu?”

Dan tidak mungkin aku memamerkan semua yeoja itu pada eomma, noona! Aish… “Sooyoung!” cetusku, memudahkan acara diskusi yang noonaku bangun.

“Ya, tepat! Itu dia nama yang selalu eomma sebut!”

“Wajar saja selalu disebut, eomma sangat menyayanginya!” ujarku. Memang benar, eomma sangat menyukai Sooyoung. Entah apa yang membuat eomma begitu terpikat oleh yeoja imut satu itu, yang jelas, semua yang dilakkan Sooyoung, selalu indah didepan mata eomma. Aigoo… hanya dia yang belum kutemui.

Sejak acara pesta kelulusan tiga hari yang lalu, aku belum menemuinya. Menghubungi lewat telepon juga tidak. Seperti biasa, dia pun tidak menghubungi apalagi mencariku. Choi Sooyoung, yeoja aneh yang sudah memikatku secara perlahan, yeoja yang berhasil menaklukkan dan mengubah jalan pikiranku kearahnya. Aku tak sanggup untuk bertemu dan mengucapkan kata ‘pisah’ dengannya. cukup pada Victoria noona, Seohyun, dan adik kelas imutku Seulgi. Mereka menangis saat aku berkata harus mengakhiri hubungan kami. Mengingat hal tersebut, aku jadi berpikir, apakah Sooyoung akan menangis seperti itu ketika aku mengatakan hubungan kami harus berakhir juga? Ah… kurasa tidak. Yah, tidak didepanku. Itulah karakter dirinya. Sok tegar dan sok menerima segala sesuatu yang melanda dirinya. Aishh… yeojaku satu itu…. !!! ekh!

“…… jadi kusarani lebih baik kau segera berangkat dan mulai hidup barumu disana!”

Hanya itu yang kudengar dari mulut noonaku. Entah apa yang barusan dia ungkapkan padaku. Nasihat apapun tak kudengar sama sekali karena pikiranku tenggelam ketika harus memikirkan Sooyoung. Alhasil, hanya kalimat itu yang bisa ku tangkap dan akupun mengangguk, menghargai ucapannya.

Aku sudah bersiap-siap untuk berangkat ke Jepang, melanjutkan sekolah perguruan tinggi disana. Seperti yang abeoji katakan, aku harus mandiri dan hiduplah seperti layaknya orang terpelajar, bukan seperti mahasiswa liar yang cendrung berwajah mesum dan menggandeng empat yeoja sekaligus.

Jadilah, aku harus membiasakan diri memakai kacamata tebal, menyisir rambut dengan gaya kuno, dan memautkan kancing teratas pada kemeja yang aku kenakan. Jangan lupa, kemeja bawah yang kugunakan masuk sempurna dibalik lepis bagian pinggulku. Dengan sabuk jadul dan juga sepatu  kets yang biasa saja.

Inilah aku yang baru, seorang Cho Kyuhyun cupu yang kurang dari seminggu lagi akan terbang ke Jepang guna menjadi pria muda yang berwawasan luar biasa.

Ck!

Sore ini aku sedang mengantar eomma dan noona ke supermarket langganan guna belanja mingguan kebutuhan rumah tangga. Aku sengaja membiarkan mereka berdua masuk berdua dan membiarkan diriku menunggu mereka di dalam mobil.

Tak banyak yang kulakukan. Hanya mendengarkan musik pop milik Kang Ta. Tepat saat lagu ‘For The First Time’ mengalun, kedua mataku terpaku pada satu sosok yeoja pemilik pipi bulat yang akhir-akhir ini mengusik pikiranku.

Hei, siapa namja disebelahnya itu?

Choi Sooyoung, kau belum kuputuskan, kenapa sudah bergandengan tangan bersama lelaki lain???

Aku geram dan hendak turun menghampiri dua manusia yang berwajah sedang dimabuk asmara yang kini sedang berjalan menuju kendaraan mereka. Namun, saat mataku melirik sepion, aku sadar bahwa penampilanku tak akan dikenali olehnya. Penampilan namja desa yang sangat kuno.

“Hahhhh…!!! kau menyebalkan Choi!!!!!!”

Segera kututup kembali pintu mobil yang sempat terbuka tadi dan langsung kuraih ponselku untuk menghubunginya.

Anyeo-

‘eodiga?’ putusku sebelum dia mneyelesaikan salamnya. Aku terlalu emosi.

eodi? Aku sedang dalam perjalanan pulang dari supermarket,’

‘dengan siapa?’ tanyaku tak sabar.

dengan eomma dan-‘ eomma dia bilang?

‘kau bohong?’ potongku.

nde?

‘Choi Sooyoung, kau benar-benar pembohong!’ aku mulai tersulut emosi. Jelas-jelas dia bersama namja, kenapa jadi eomma?

Oppa! Eodiga?’ tanyanya balik. Apa dia merasa aku sedang memergokinya? Bagus!

‘disekitarmu!’ jawabku ambigu. Bisa kulihat dia memutar pandangannya ke berbagai arah.

geuray, aku tak bisa menemukanmu. Namun, sebagai bukti…’ kuperhatikan dia keluar dari mobil yang tadi sempat dia masuki bersama namja yang digandenganya. Kini bisa kulihat dia menarik paksa namja itu dan mengandeng yeoja paruh baya, mungkin itu eommanya. ‘kau lihat, oppa, namja ini adalah kakak sepupuku, Choi Luhan! Dan disebelah kananku ada seorang ratu yang sampai kapanpun akan selalu kuhormati dan kusayangi, dia adalah eommaku. Kau bisa lihat semua?’ jelasnya bertubi-tubi dan aku hanya bisa menahan tawa juga wajah merah yang semakin merona dikulit putihku. Aish… bisa-bisanya aku menunjukkan kecemburuanku kepadanya. Aku yakin, dia akan menertawaiku setelah ini. ‘oppa~

Aku baru sadar beberapa menit berikutnya dan aku tak melihat keberadaan Sooyoung maupun orang-orang yang digandenganya tadi. apa mereka pergi? Aish…. lagi-lagi aku tenggelam dalam pikiranku sendiri tentang Sooyoung!

‘kau sudah pergi?’ tanyaku.

nde, aku harus segera pulang. Appa menunggu kami disana. Jadi, tadi itu, sebenarnya kau melihatku atau tidak, oppa?

‘ya, aku melihatmu sednag berjalan mesra bersama namja muda yang kau gandeng!’

Yak! Dia itu kakak seppuku, oppa!

‘whatever!’

Aish… apa Cho Kyuhyun sedang cemburu kali ini?

Tuh kan! Dia akan menertawaiku setelah ini-

background music di mobilmu itu…’ aku terdiam menyimak baik-baik ucapannya, memangnya ada apa dengan lagu Kang Ta hyeong yang satu ini?

Kang Ta songs… For the first time, benar?’ jadi, dia tau lagu ini juga? ‘itu lagu yang selalu kunyanyikan saat mengingatmu. Haha… terdnegar basi sih, tapi aku sungguh suka dnegan arti dalam lagu itu. Snagat sesuai dengan perasaanku dan karakter dirimu.

‘aku perlu bukti!’ cetusku.

mwo?

‘Nyanyikan lagu itu untukku! Sekarang!’

Geun-

‘DILARANG MENOLAK!’

oppa, aku-

‘Nyanyikan Choi! Buktikan bahwa kau benar-benar merasakan lagu ini!’

‘Baiklah! dnegarkan suaraku yang fals berikut. Satu lagi, kau dilarang keras mengejek suaraku.’

‘Hahaha… tidak akan! Aku akan sangat menghargai suaramu. Sejelek apapun itu. Jadi, cepatlah nyanyikan lagu itu!’

I loved you, the first time I saw you

Now my heart will fall always stay true

The beauty of your smile,

it brings tears into my eyes

So grateful for the days that we shared

 

You saved me, the first time I kissed you

You showed me, a world that was brand new

You brightened up my day, there’s so much  I wanna  say

I don’t know, just where I am to begin

 

I believe I dreamed you into life

I waited here for you to shine a light

My heart painted a picture

A beautiful design, of you and I

 

When I see my love reflected in your smile

It’s so magical that words cannot describe

I feel like a child

looking at the sky For the first time..

 

Tuhan… suaranya yang aneh itu benar-benar menjeratku. Arti lagu yang ia nyanyikan itu… benar-benar membuatku terbang. Ketulusannya disetiap nada yang disuakannya benar-benar terasa sampai relung jiwaku.

 

Choi Sooyoung!! Keu benar-benar…!

 

‘Suara yang bagus walau membuatku khawatir akan kondisi telingaku~’ komentarku, sengaja menggodanya.

‘yak! Oppa! Kau-‘

‘Choi Sooyoung, dengarkan aku baik-baik… chukae buat kelulusanmu dan kuharap, kita bisa tetap bertemu dimasa mendatang. Aku berdoa untuk kebersamaan kita. Jadi, biarkan waktu dan takdir yang menentukan ‘Love Meeting’ kita. Kau paham?’

‘…’

Choi Soo-

‘Ya, aku tahu, kita akan berpisah. Geundae, aku hanya bisa pasrah atas segala takdir dikedepannya. Semoga kau bahagia bersama yeojamu kelak, oppa~’

 

Plip!

Dia mematikan sepihak.

Berakhirkah

_END_

INI ADALAH DRABLE BeRy (BEFOR STORY) YANG TERAKHIR. JIKA TUHAN MEMBERIKANKU HIDAYAH LEBIH, MAKA AKAN KULANJUTKAN KE AsTor (AFTER STORY)

KEEP RCL, JUSAEYOOO…😀

_Gomawoo^^_

107 thoughts on “[DRABBLE] LOVE MEETING “The End?”

Gomawo^^ You are the best Visitor, So Give Comments After You Read It.

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s