[FREELANCE] 100 DAYS OF LOVE

100 DAYS OF LOVE

Author: Lisa Ayudistira (@Lisa94_noona)

Title: 100 days of love

Main Cast : Cho Kyuhyun , Choi Sooyoung

Support Cast : Lee Donghae , Jessica Jung , Choi Siwon , Tiffany Hwang

Genre: romance, friendship

Length: Oneshoot

FATMINHO’S NOTE:

ANYEONG~ Lama tak berjumpa kalian…. rindu juga ya… hehhe…

oke, disini aku ingin menyampaikan prihal kedatanganku yg Kalian anggap ComeBack setelah Hiatus beberapa Bulan. Well, Guys, disini aku belum Comeback sepenuhnya. Urusan Kul belum kelar…. tapi mengapa aku masih bisa nge-posting? karena aku membuat program re-share untuk author2 Freelance yang ingin FF nya di publish di blog milikku, grub FB, dan aku bisa ping back ke KSI juga!

FF yang aku share selalu aku baca terlebih dahulu, jika memenuhi kriteria FF menengah keatas, maka akan aku publish! maksudnya, pembahasaan dan tata cara penyampaian cerita itu sendiri. Jadi sekalian bantu Author yg ingin dikenal karyanya oleh reader seperti kalian.

Sekali lagi, aku belum Comeback, jangan menganggapku berbohong ya… aku ingat kok janjiku dimana jika aku comeback aku akan membawa FF Suddenly to be His Maid 10. Namun ingat, aku belum Comeback, jadi jangan salahkan jika aku tak membawa FF ku itu. kalian bisa baca dari judulnya, bukan? ada kata Freelance?

kuharap kalian mengerti. itu saja. Gomawo… See You Letter~ (^_^)

Author’s Note:

>>>>> Annyeong <<<<<<

Saya datang dengan sebuah ff yang mungkin judul dan ceritanya kurang nyambung. Tapi nikmati saja ya readers soalnya disini banyak kyuyoung moment nya. Saya terinspirasi dari cerpen yang pernah saya baca. Saya juga pendatang baru dan ini adalah fanfiction pertama saya, jadi saya akan sangat senang sekali jika mendapat kritikan dan saran dari para readers untuk pengembangan karya saya selanjutnya. Berhubung ini adalah hobby terbaru saya, jadi mohon maklumi dengan ketidak sempurnaannya dalam merangkai kata. Mudah mudahan karya pertama saya ini bisa diterima dengan baik .

Oke, daripada dengerin saya bercuap-cuap yang entah kemana arahnya, mending langsung ke inti cerita. Capcussss ..

Don’t forget typo berserakan dimana mana.

 

 

Author POV

Choi Sooyoung, gadis cantik yang kini duduk dibawah pohon rindang yang menyejukan itu hanya memandangi ketiga sahabatnya yang sedang bercanda ria. Dua diataranya adalah Lee donghae dan Jessica Jung, sepasang kekasih yang beberapa minggu lalu meresmikan hubungannya. Satu lagi adalah seorang namja tinggi bak seorang pangeran yang hanya menjadi audience pertunjukan drama romantic yang diperankan oleh kedua sahabatnya itu.

 

Miris sekali bukan ?? haha dan sepertinya dia sadar bahwa sedari tadi dia menjadi kambing congek selama beberapa jam terakhir. Namja itu pun mengedarkan pandangannya dan tatapannya pun berhenti pada sosok gadis yang kini tengah melamun dibawah pohon. Tanpa berfikir panjang namja itu pun menghampiri gadis itu, Choi sooyoung

 

 

Sooyoung POV

Aku tersentak ketika seseorang menepuk bahuku, dan lamunanku pun buyar seketika. Akupun menoleh dan aku sudah mendapati sahabatku duduk tepat disampingku.

“oppa, kau mengagetkanku saja” ujarku kesal dengan sedikit dibuat buat, dia pun hanya tersenyum tipis. Tampan, hanya itulah yang dapat ku deskripsikan ketika melihatnya tersenyum.

“mianhae youngie-aah ,, aku tak bermaksud untuk membuatmu terkejut” ucapnya yang masih setia dengan senyuman tipisnya.

“oppa, aku tak menyangka donghae oppa dan Jessica kini telah bersama, kau tahu kan, seberapa dinginnya Jessica waktu pertama kali bertemu dengan donghae oppa ??” ucapku sambil terus menatap kedua sahabatku yang sedang tertawa itu, entahlah apa yang mereka tertawakan.

“kau benar soo, bahkan donghae sempat menyerah karena sifat Jessica yang sedingin es itu” jawabnya santai, dan kami pun tertawa ringan. “hari ini kau terlihat lebih diam soo-ah ,, ada apa ??”

“entahlah oppa, mood ku sedang tidak baik hari ini, mungkin karena mendengar ocehan Kim seongsaenim yang tak jelas itu. Otakku sudah tidak bisa mencerna setiap perkataannya, dan gendang telingaku ini serasa akan pecah. Kau tau kan hanya dengan mendegar suaranya saja sudah memekakan telinga ??” ucapku sambil menatap lurus kedepan. Hening .. tak ada jawaban sama sekali, akupun menoleh dan mendapati sahabatku ini sedang melamun.

“YAAAAKKK .. Choi Siwon” teriaku dan sontak membuatnya sedikit oh tidak bahkan membuatnya terkejut.

“YAAAAAKKKK .. Choi Sooyoung, aku ini tidak tuli” bela nya sambil mengusap telinga nya yang baru beberapa detik lalu ku teriaki.

“cissh kau ini, kalau kau ingin melamun kenapa harus bertanya padaku ?? aku jadi seperti orang bodoh yang sedang berbicara pada benda mati”

“mianhae , mianhae” ucapnya pelan dan kembali diam.

“kau kenapa ?? apa terjadi sesuatu ??” tanyaku saat melihat wajahnya yang sedikit berubah

“tidak .. aku hanya merindukan kekasihku” ucapnya seraya menoleh kearahku

“kau tau oppa, sebenarnya aku iri pada kekasihmu itu” dia menatapku seakan minta penjelasan. “aku iri karena dia bisa memiliki namja sepertimu. Walaupun kisah kalian terhalang oleh samudra tapi kalian tetap bertahan hingga sekarang. Terhitung sudah 3 tahun bukan ??” tanyaku, dan kulihat dia hanya tersenyum dan menarik nafasnya dalam dalam. “Oppa-ya aku yakin tiffany akan kembali dalam waktu dekat” ucapku meyakinkan dan dia pun hanya menggenggam tanganku seakan mengatakan “I know, thank you”

 

Los Angeles, America

Author POV

“Fanny-yaa kau sudah membereskan semua barangmu ?? besok pagi kita pulang ke Korea” Ucap seorang namja kepada wanita yang bernama tiffany itu yang berada disebrang sana. Yah mereka berbicara melalui telephone

“kau tak usah khawatir oppa, aku sudah membereskan semua barangku, bahkan aku bisa kembali ke korea hari ini” ucap wanita yang memiliki senyuman indah itu dengan nada sedikit meledek

“Yaaakk awas saja jika kau meninggalkanku, kau tak mungkin lepas dariku nona hwang”

“kau fikir aku takut dengan ancamanmu itu tuan cho ?? jika kau berani macam macam denganku akanku pastikan kau tak akan bebas dari siwon oppa” Kyuhyun, Cho Kyuhyun pun tak bisa berkata apa apa.

GLEK

“arraseo fanny-ya ,, besok kita ketemu di bandara saja okay ?? kututup sekarang, annyeong” ucap namja yang bermaga Cho itu sembari menekan tombol merah dan langsung menyumpah serapahi kekasih siwon itu. Dan namja itu kembali mencari nomor siwon dan menekan tombol dial .

 

Kyuhyun POV

“yeoboseyo Siwon-aahh” ucapku dengan sedikit keras, agak tidak sopan sebenarnya, oh tidak, itu memang benar benar tidak sopan.

“KAU .. 3 tahun belum cukup untuk merubah sikap kurang ajarmu hah?”

“hahaha mianhae hyung, aku hanya terlalu bersemangat saja, hingga aku lupa bahwa kau lebih tua dariku” jawabku dengan sedikit kekehan, aku hanya mendengar dengusan dari seorang choi siwon

“ada apa kau menelfonku ??”

“eeeyyyyy kau kenapa menjadi ketus seperti itu ?? aku yakin jika kau tau alasanku menelfonmu , kau akan sangat berterima kasih padaku hyung”

“cepat katakan apa maumu ??”

“aku ingin kau menjemputku besok dibandara, arraseo ??”

“MWOYA??”

“hyung, tidak kah kau rindu pada dongsaeng kesayanganmu yang paling tampan ini ?? sudahlah tak ada penolakan, besok kutunggu kau di bandara, dan aku yakin kau akan sangat berterima kasih padaku. Kututup annyeong” cepat cepat ku tekan tombol merah sebelum siwon hyung menceramahiku

~ ~ ~

Seoul, Siwon’s Apartment

Siwon POV

“bocah tengil kurang ajar,, berterima kasih dia bilang ?? dia menyuruhku menjemputnya dan aku akan berterima kasih ?? oh tuhan .. 3 tahun tak cukup untuk membuatnya sopan” ketusku setelah menerima telf dari kyuhyun

“hyung.. kau kenapa ??” donghae yang sedari tadi memperhatikanku itu akhirnya bertanya. Yah aku putuskan sepulang kuliah tadi untuk mengajak sahabatku untuk bersantai di apartmentku.

“kau ingat Kyuhyun?? Seenaknya dia menyuruhku untuk menjemputnya besok dengan cara yang SANGAT tidak sopan”

“Mwo ?? Kyuhyun ?? Cho kyuhyun?? Bocah tengil itu ??”

“iya bocah tengil itu,, kau harus temani aku besok, aku juga ingin memperkenalkan sooyoung pada Kyuhyun”

“Great Idea hyung”

 

KEESOKAN HARI NYA

 

Sooyoung POV

“oppa-yaa kita akan kemana ??” tanyaku pada siwon oppa yang kini masih saja terdiam dan sibuk mengemudi.

“oppa !!! kau bisa menjawab pertanyaanku tanpa harus menolehkan kepalamu kan ??” aku beralih dan kini aku menatap donghae oppa

“donghae oppa, bisakah kau jelaskan sesuatu padaku ?”

“kita akan menjemput kyuhyun” ucapnya singkat

“nuguya ??”

“dia adalah sahabat kami semasa junior high school dulu, dia pindah ke Amerika karena orang tuanya yang meminta agar dia berada di sekolah yang sama dengan kakak perempuanya Ahra, kau tidak mungkin mengenalnya karena kau datang saat senior high school bukan ?? maka dari itu hari ini kami akan menjemputnya dan berencana untuk mengenalkannya padamu” jelas donghae panjang lebar dan aku pun hanya mengangguk anggukan kepala.

Author POV

“I’M BACK” Ucap seorang namja yang baru saja kembali menginjakan kakinya di tanah kelahiran nya yaitu Korea.

“Oppa .. tolong ubah sifat kekanakkanmu itu ,, kau tak melihat bahwa orang-orang sedang menatapmu dengan tatapan aneh ??” ucap yeoja blasteran Korea-Amerika itu.

“Fanny-aah, kau tau kan aku sangat merindukan tanah kelahiranku ? bahkan aku sangat merindukan udara disini” ucapnya sembari merentangkan kedua tangannya dan menghirup dalam dalam udara segar khas korea itu.

“cisshh kau ini..” tiffany mendecih dan melihat arloji yang selalu setia bertengger ditangan kirinya. “oppa-yaa ,, jam berapa mereka akan menjemput kita?” tanyanya sambil menggeret 2 buah koper berukuran cukup besar. Kyuhyun pun melihat cellphone nya “seharusnya mereka sudah tiba” gumam Kyuhyun dan namja itu pun melebarkan pandangannya mencari seseorang yang ia cari.

“Itu dia” ucap kyuhyun menepuk bahu Fanny. Sontak Fanny pun mengikuti arah pandang Kyuhyun dan terlihat jelas Siwon sedang berjalan menghampiri mereka.

“HYUUUUNNG ….”

 

Sooyoung POV

“HYUUUUNNGG … Siwon Hyuuung “ aku mendengar sebuah suara, apa mungkin dia orang sedang kita cari ?? akupun mengedarkan pandanganku dan melihat seorang namja perawakan sama seperti Siwon Oppa itu sedang melambai lambaikan tanganya kearah kami.

“oppa, apa dia orang yang kita cari ??” tanyaku pada siwon oppa yang sibuk mengetikan beberapa kata yang sudah kupastikan untuk orang bernama Kyuhyun itu.

“nde ?? dimana ??” Tanya siwon, dan aku pun langsung mengarahkan jari telunjukku kepada namja yang sedari tadi memanggil nama siwon oppa.

“Yaaakkk … Cho Kyuhyun .. “ Ucap siwon oppa dan membalas lambaian tangan kyuhyun. Dan ternyata dugaanku benar, dialah orangnya. Tanpa berpikir lama kami pun menghampiri nya, dan tunggu, kurasa aku mengenal yeoja yang sedang berlindung dibelakang tubuh tegap kyuhyun.

Siwon dan donghae oppa dan tak lupa Jessica, mereka berjalan cepat, mungkin bisa dibilang berlari kecil agar bisa memeluk sahabat lama nya itu. Sedangkan aku ?? berjalan santai pun tak apa , toh akupun tak mengenal namja itu.

“sooyoung-aah” akupun menatap para sahabatku dan calon sahabat baruku. “calon ?” yaa kyuhyun adalah sahabat mereka bukan ? dan mereka pun adalah sahabatku, jadi aku akan menganggap kyuhyun adalah sahabatku.

“ndee oppa” akupun berlari kecil dan sekarang dimana aku berada ?? tepat dihadapan kyuhyun

“oppa sudah bilangkan, bahwa kami akan mengenalkanmu pada kyuhyun?” Tanya donghae oppa, akupun hanya tersenyum dan menunduk malu.

“Annyeong, Cho Kyuhyun imnida” Ucapnya Lantang dan mengulurkan tangannya sebagai tanda perkenalan. Akupun menatap kaca mata hitamnya yang masih setia bertengger di hidung mancungnya. Tak lama aku menatapnya dia pun melepaskan benda hitam itu dari wajahnya dan menatapku dengan mata elangnya.

“Annyeong, Choi Sooyoung imnida” ucapku dan menjabat tangannya. Dan acara perkenalan itu pun terganggu karena tiba tiba seorang Yeoja yang sedari tadi bersembunyi dibalik tubuh tegap kyuhyun itu pun akhirnya Keluar.

“Yaaakkk … kalian tak merindukanku eoh ??” ucapnya sambil mempoutkan bibir merahnya. Hening .. keadaan menjadi hening, karena ini semua diluar perkiraan kami.

“Chagiyaaaa .. “ Ucap Siwon oppa dan langsung memeluk yeoja yang berstatus sebagai kekasihnya itu.

“oppa .. kenapa kau hanya merindukan namja jelek ini ??” ucap tiffany sambil mengarahkan dagunya kepada Kyuhyun

“mianhae chagiyaa ,, kukira kau tidak kembali hari ini. Kau bilang kau akan kembali pada musim panas kan ?” Tanya siwon oppa dan kembali memeluk kekasihnya itu

“Hyung. sudahku bilang kau akan berterima kasih padaku karena aku telah membawa yeojamu kembali ke korea” Ucap kyuhyun dengan percaya diri, aku hanya terkekeh kecil mendengar penuturannya.

“sudah-sudah .. mau sampai kapan kita berada disini ?? bisakah kita kembali ke apartment ?” ucap donghae oppa dengan wajah muramnya

“baiklah ,, kita pulang ke apartmenku saja” ucap Siwon oppa dan semuanya pun setuju ..

Tak terasa sudah 6 bulan mereka bersama. Kyuhyun dan Tiffany pun kuliah ditempat yang sama dengan para sahabatnya itu. Kini Kyuhyun dan Sooyoung sedang duduk bersama ditaman kampus tanpa melakukan apapun. Hanya memandang langit dan merasakan segarnya udara saat itu. Sementara sahabat sahabatnya sedang asik bercanda ria, dengan pasangan masing masing tentunya.

 

Sooyoung POV

“Kyu-aah ,, aku bosan” ucapku membuka keheningan, kurasakan kyuhyun menatapku

“ini .. akanku pijamkan psp kesayanganku agar kau tak bosan” jawabnya cuek. Ya tuhan ingin sekali aku menahan tanganku ini untuk tidak menoyor kepala jamurnya itu. Tapi sepertinya Tuhan mengijinkan aku untuk melakukannya.

“Yaaaakk… bukan ini maksudku bodoh” ketusku sambil menoyor kepala namja putih ini

“lalu apa ?? kau bosan kenapa ??”

“entahlah, mungkin aku bosan karena selalu kesepian. Kau tahu aku ingin sekali mempunyai pasangan yang bisa berbagi waktu denganku” Kyuhyun hanya menatapku seolah tertarik dengan curahan hatiku ini. Miris sekali bukan ??

“kau benar ,, terkadang aku iri dengan Siwon dan donghae hyung” Hening .. tiba tiba ide gila muncul diotakku

“Kyu-aah ,, aku punya ide, aku tau sebenarnya ideku ini sedikit agak konyol tapi maukah kau melakukannya bersamaku ??”

“katakan?”

“bagaimana jika kita menjalin kasih ? tetapi hanya 100 hari saja. Eotteo ??” tanyaku sambil menatap manik matanya yang juga menatapku dan mungkin sedang mencerna perkataanku

“OK” jawabnya mantap “jadi mulai hari ini kita adalah sepasang kekasih. Dan hari ini kita akan melakukan kencan pertama bukan ? tidak mungkin terus berdiam disini yang hanya menonton adegan romantic mereka yang sedikit urakan itu” ucap kyuhyun sambil mengarahkan dagu nya kepada Fanny dan Sicca, akupun hanya terkekeh kecil.

“hmmm bagaimana jika kita menonton ? atau kita mengunjungi lotte world ? atau …. “

“kajja .. “ belum selesai bicara kyuhyun sudah menggandeng tanganku, dan kami pun meninggalkan area kampus, dan tak lupa untuk mengabari keempat sahabat kami yang sedang sibuk dengan acara double date nya itu.

 

Author POV

Hari ke 1

Kyuhyun dan sooyoung kini tengah menghabiskan waktu bersama, walau hanya sekedar mengobrol ataupun bercanda di café. Suasana café yang nyaman dan alunan music yang syahdu membawa hati mereka pada situasi yang romantic. Walaupun ini baru hari pertama mereka berkencan, tapi entahlah keduanya sangat menikmati kebersamaan mereka. Sebelum pulang kyuhyun membeli sepasang gelang couple yang bertuliskan nama hangul mereka ‘KYUYOUNG’

Hari ke 3

Mereka pergi ke pusat perbelanjaan untuk mencari hadiah karena hari esok adalah hari ulang tahun Tiffany, sahabat mereka. Setelah cukup lama berkeliling, kyuyoung memutuskan untuk membeli sebuah miniature kereta kencana yang sangat indah. Setelah itu mereka beristirahat di sebuah kedai kecil tapi cukup ramai, mereka pun memesan satu porsi ddeobokki dan satu gelas jus strawberry. Mereka menikmatinya secara bersama. Ohh romantis bukan ?? dan jangan lupa hari ini mereka melakukan skinship untuk pertama kalinya sebagai sepasang kekasih.

Hari ke 7

Hari ini ketiga pasangan itu berencana untuk bermain bowling, sooyoung sempat menolak karena sudah 2 tahun terakhir ia tidak bermain bowling, namun kyuhyun berhasil membujuknya. Sicca dan Fanny pun sangat antusias saat sooyoung mengatakan ‘baiklah’. Disana mereka bercanda ria, saling memaki ketika salah satu diantara mereka kalah, dan itu adalah hari terbaik mereka. Melakukan triple date dan mereka semua adalah sahabat terdekatnya. Sampai akhirnya permainan pun selesai mereka beristirahat di foodcourt terdekat.

“kau tak apa apa ?” tanya kyuhyun yang tak sengaja melihat sooyoung memijat lengannya.

“aku baik baik saja kyu” ucap sooyoung sambil memamerkan senyum tipisnya.

“benarkah ??”

“ya, mungkin karena sudah 2 tahun aku tak bermain bowling, jadi lenganku terasa kaku saat aku memainkannya lagi” jelas sooyoung. Tanpa basa basi kyuhyun pun meraih tangan lembut sooyoung, dan mulai memijit lengannya secara lembut. Sooyoung hanya tersipu malu.

Hari ke 25

Kyuhyun mengajak Sooyoung untuk makan malam yang berlokasi di dekat pantai. Bulan sudah menampakkan diri, langit yang cerah kini telah menghamparkan ribuan bintang dengan indahnya. Mereka duduk, menunggu pesanan mereka sambil menikmati suara desiran angin yang berpadu dengan suara gelombang bergulung dipantai. Sooyoung masih memandang langit, dilihatnya bintang jatuh dan sooyoung pun memejamkan matanya dan mengucapkan suatu permintaan dihatinya.

“apa yang kau lakukan?” ternyata sedari tadi kyuhyun memperhatikan sooyoung

“hanya mengucapkan suatu permintaan pada tuhan” jawabnya

“kau masih percaya akan hal itu”

“entahlah, kadang aku tidak mempercayainya, tapi kali ini aku sangat ingin membuat sebuah permintaan”

“apa permintaanmu?” Tanya kyuhyun polos

“mwo ?? sebuah permintaan itu hanya aku dan tuhan yang boleh tau” kyuhyun hanya mendengus dan makanan pun datang, acara debat pun selesai.

Hari ke 41

Kyuhyun berulang tahun hari ini, semua sahabatnya berkumpul di apartment kyuhyun. Sooyoung membuatkan special cake, bukan yang pertama memang, tapi dengan kasih sayang yang mulai tumbuh dalam hatinya membuat kue ini menjadi yang terbaik.

“saengil chukka hamnida .. saengil chukka hamnida .. saranghaneun nae chagiyaaa .. saengil chukka hamnida” syair itu keluar dari bibir tipis sooyoung. Kyuhyun langsung memeluk kekasih 100 hari nya itu.

“buatlah suatu permintaan, dan cepat tiup lilinnya” ucap sooyoung, kyuhyun pun memejamkan matanya dan tak berselang lama kyuhyun meniup lilin lilin itu.

Hari ke 67

Menghabiskan waktu di lotte world memang tak ada bandingannya. Menaiki hampir seluruh wahana mereka coba. Mengunjungi stand makanan dan ice cream. Kyuhyun membelikan sebuah boneka teddy bear untuk sooyoung, dan sooyoung membelikan syal rajut untuk kyuhyun. “Begitu mesra” kira kira begitulah ucapan orang sekitar yang tidak sengaja melihat kebersamaan kyuyoung.

Hari ke 72

Pergi kesebuah pameran lampion yang begitu indah. Tak banyak yang mereka lakukan hari ini, hanya berjalan mengelilingi kios, dan menemukan satu tenda peramal. Agak konyol memang, tapi sooyoung merajuk pada kyuhyun untuk memasuki tenda itu. Kyuhyun hanya terkekeh kecil menanggapi sikap kenak kanakkan yeoja nya itu. Ketika mereka masuk dan duduk dihadapan sang peramal, sang peramal pun mengatakan “hargai waktumu bersamanya mulai sekarang”. 5 kata, 36 huruf itu sukses membuat fikiran sooyoung entah kemana.

“kau masih memikirkan perkataan peramal jelek itu hah? Tanya kyuhyun sambil menggenggam erat jemari sooyoung, suhu udara mulai minim

“kau percaya dengan peramal itu?” kyuhyun hanya terkekeh mendengar pertanyaan polos sooyoung.

“aku sama sekali tidak mempercayainya. Tenanglah kita akan terus bersama” ucap kyuhyun menatap manic mata sooyoung dan sejurus kemudian sooyoung telah berada didekapan hangat kyuhyun

Hari ke 84

Sooyoung mengusulkan untuk pergi ke pantai, entahlah akhir akhir ini pantai sudah menjadi tempat yang paling sering mereka kunjungi. Saat ini keadaan pantai tidak terlalu ramai, karena hari ini bukan waktunya liburan bagi orang lain. Sesampainya ditempat sooyoung langsung berlari kearah lautan seperti seorang anak kecil yang baru pertama mengunjungi pantai. Mereka melepas sandal yang mereka kenakan, membiarkan dinginnya air menyentuh kaki kaki mereka. Berjalan sepanjang pantai, dengan jemari yang saling bertautan, merasakan lembutnya pasir dan dinginnya air laut tak menggoyahkan perasaan mereka. Dan tiba saatnya matahari terbenam, inilah hal yang disukai oleh seorang choi sooyoung, melihat sunset dengan seseorang yang kini perlahan lahan mengisi relung hatinya. Matahari perlahan mulai terbenam, tak lagi menampakkan cahayanya. Kyuhyun kini membalikkan tubuh ramping sooyoung dan menatap mata sooyoung ..

“kyu-aah .. kenapa kau mau menerima ide konyolku waktu itu ?”

“entahlah soo .. kufikir dengan kita seperti ini , kita dapat membuat hidup kita lebih bermakna”

“kau tau, aku selalu nyaman ketika kau berada didekatku” kyuhyun hanya tersenyum mendengar penuturan sooyoung, dan sejurus kemudian soo telah tenggelam dalam dekapan kyuhyun. Mereka hanya diam dan menikmati setiap adegan skinship yag mereka lakukan. Seakan tak ingin berpisah pelukan mereka semakin erat.

Hari ke 99

Kyuhyun memutuskan untuk menjalani hari ini dengan sederhana bersama sooyoung. Tak ada hal yang special, hanya sekedar mengelilingi kota Seoul dan mengunjungi taman dipusat kota.

16:10

“Kyu .. aku lelah .. bisa kita beristirahat sebentar ??” kyuhyun hanya tersenyum seakan berkata ‘baiklah kita duduk disini’

“tunggu disini, aku kan membelikan frappucino untukmu”

“kyu ,, jangan pergi kumohon. Duduklah disampingku sebentar saja“

“kau kenapa ?? kau terlihat aneh hari ini “

“entahlah, aku hanya ingin bersamamu saja, tak apa kan ?” Tanya sooyoung sambil sedikit ber agyeo

“haha .. sejak kapan kau jadi manja seperti ini hah?” Tanya kyuhyun yang terkekeh kecil dan sooyoung pun hanya bisa mendelikkan mata almond nya itu. Sooyoung menempatkan kepalanya di bahu kyuhyun dan meraih tangan besar kyuhyun dan menggenggamnya erat, sangat erat.

 

Kyuhyun POV

“soo, kau sakit ?”

“hmm ? tidak, aku hanya ingin terus bersamamu kyu “

“sikapmu tak seperti biasanya, apa ada masalah ? ceritalah padaku “

“tidak, aku baik baik saja sayang“

Bahagia, itulah yang aku rasakan ketika sooyoung mengeluarkan kata ‘sayang’ yang ditujukan untukku. Perasaanku terbalas. Aku akan mengatakannya sekarang bahwa aku mencintai gadis 100 hariku, dan akan menjadi gadisku seumur hidup.

“soo .. “

“hmm ?” sooyoung hanya bergumam

“ada yang ingin aku katakan” sial kenapa detak jantungku menjadi tak stabil, gerutu kyuhyun dalam hati

“apa? Katakan saja kyu” ucap sooyoung sambil menatapku

“aku ….. aku menc … “

Ddrrrrtttttt ddddrrrrrrttttt

“ah sebentar kyu, pembimbingku Yoo seonsaengnim menelfonku. Bisakah aku menjawabnya sebentar ?” Tanya sooyoung dengan wajah yang sedikit merasa bersalah

“baiklah, tak apa soo, angkatlah” ucapku. Dan sooyoung pun menjauh untuk mengangkat telfon dari pembimbing Yoo.

 

Author POV

16:30

Seorang laki laki berkisar usia 30 tahun berlari dengan tergesa gesa menghampiri kyuhyun, kyuhyun yang tidak menyadari keadaan tetap focus dengan mengetik beberapa kata di cellphone nya untuk ia kirim kepada siwon. Kyuhyun terkejut dengan tepukkan dibahunya yang bisa dibilang tidak pelan. Dia mengernyit heran pasalnya kyuhyun tak mengenal seseorang yang baru saja menepuk bahunya itu.

“maaf, apa anda yang bernama kyuhyun ?” ujar lelaki asing itu

“ya, anda siapa ??”

“disana, ada wanita korban tabrak lari dan dia terus menyebut nama kyuhyun dan menunjuk kearahmu” ucap lelaki itu dengan terburu buru.

Fikiran kyuhyun langsung tertuju kepada Sooyoungnya, Choi Sooyoung. Yeoja nya. Kyuhyun yang menyadari ada yang tak beres langsung menuju tempat yang ternyata sudah dikerubungi banyak orang.

DEG

“ Tuhan, jika aku dapat memutar waktu, aku akan mencegah sooyoung untuk tak menerima telf dari seonsangnim sialan itu, jika aku dapat mengembalikan waktu aku akan mengatakan seluruh perasaanku terhadapnya “ batinku

Disana, diatas aspal yang panas terjemur terik matahari, tergeletak tubuh sooyoung. Kyuhyun tersiksa melihat tubuh ramping itu bersimbah darah.

“ sooyoung-ah “ aku memeluknya, menutupi luka yang terus mengeluarkan darah segar dari dalam tubuhya. Sooyoungku membuka mata indahnya perlahan, dan dia menatapku sendu, bibir pulm nya tersungging membuat sebuah lengkungan manis.

“tolong, jangan seperti ini. Jangan tersenyum seperti itu sooyoung-ah” ucapku lebih seperti bisikan, karena sudah tak kuasa menahan air mataku. Dan air mataku keluar bersamaan dengan ucapanku. Sooyoung membelai wajahku lemah, meraba semua objek yang ada pada wajahku. Mataku. Hidungku. Pipiku. Bibirku. Orang orang hanya bisa menatap kami iba, setelah salah satu dari mereka menghubungi ambulance. Dan ambulance pun tiba, sooyoungku menutup matanya ..

~ ~ ~

17:00

Selepas dirumah sakit, sooyoung langsung dibawa keruang UGD untuk melakukan operasi. Dengan cepat kyuhyun menekan tombol satu dan dial. Tujuannya adalah Choi Siwon. Tak berselang lama mereka pun datang dengan raut wajah tegang. Sedikit tertohok karena melihat penampilan kyuhyun yang berantakan. Wajah tampannya kini sembab. Kemeja putihnya kini telah berpadu menjadi merah, darah sooyoung.

“ kyu, apa yang terjadi ?????” Tanya fanny

“ …… “

“sayang, biarkan kyuhyun tenang dulu” siwon membelai punggung fanny lembut.

Operasi berlangsung selama 7 jam 30 menit. Kyuhyun masih setia menunggu dokter keluar dari ruangan mematikan itu. Dan akhirnya dokter yang ber name tag Park Jung So itu keluar dengan sedikit percikan darah dibaju kebanggaannya.

23:50

“ saya berusaha dengan segala kemampuan saya. Saya harap apapun yang terjadi, anda bisa menerima apapun keputusan Tuhan “

“ ………” kyuhyun hanya menatap nanar sang dokter.

“ apa kami bisa masuk uisanim ?” sicca berucap

“ ya, tapi hanya satu orang. Karena ruangan harus tetap steril … ah aku menemukan ini dalam kantung baju pasien “ dokter ber lesung pipit itu menyodorkan selembar kertas yang terkena percikan darah kepada Kyuhyun. Kyuhyun mengambilnya dan dia segera masuk kedalam ruangan.

Sooyoungnya kini tengah tertidur pulas, wajahnya terlihat pucat tetapi terlihat damai. Walau ada beberapa bekas luka diwajahnya, Kecantikan yeojanya takkan pernah berkurang. Kyuhyun menghampiri tubuh ringkih itu, duduk disampingnya dan meraih jemari sooyoung dan menggenggamnya erat. Melakukan apa yang sudah sooyoung lakukan beberapa jam yang lalu. Diciumi jemari kurus sooyoung, membelai lembut pipi tirusnya, mengecup lembut kening indah yang kini terbalut perban. Dan perlahan kyuhyun membuka lembaran kertas yang beberapa menit lalu ia terima.

 

23:55

Dear Kyuhyun ku

bisakah aku memanggilmu dengan sebutan seperti itu?

Kyuhyun ku. Cho Kyuhyun. Namjaku.

Aku senang ketika kau menyetujui ide konyolku itu. Menjadi sepasang kekasih selama 100 hari.

Kini 100 hari itu akan berakhir, dan aku sangat menikmati disetiap detik ketika aku bersamamu.

Terima kasih kyuhyun..

Walaupun terkadang sifatmu yang tak bisa kutebak, dan suka melakukan sesuka hati tapi aku tetap menyukainya, menyukai apa yang kau lakukan. Sentuhan kasih sayangmu, pelukan hangatmu. Aku sangat menyukainya ..

Terima kasih kyuhyun..

Kau telah membawa warna baru dalam kehidupanku, membawa kebahagiaanku. Namun aku menyesal karena aku tak mau berusaha untuk mengenalmu lebih dalam. Aku sadar bahwa kau adalah lelaki berharga dalam hidupku. Dan aku berterima kasih untuk itu.

Terima kasih Kyuhyun..

Sekarang aku tak ingin meminta apapun, kau sudah melakukan hal banyak untuk perubahan hidupku. Tapi aku hanya berharap bahwa kita masih bisa seperti ini, saling menautkan jemari kita, memperpanjang kontrak seratus hari kita. Mungkin menjadi seribu hari atau bahkan selamanya .. tapi aku menyadari bahwa itu semua tak mungkin.

Kyuhyun ..                  

Kau ingat tetang harapanku yang ku ucapkan saat bintang jatuh ?

Aku berharap kita tidak akan menemukan hari keseratus kita, sehingga kita akan terus tetap bersama sama. Harapan hanyalah harapan, dan kini hari itupun tiba.

Aku ingin kau selalu tetap disisiku. Aku ingin menjadi penyemangat dalam hidupmu untuk kemarin, hari ini, esok dan selamanya …

Cho Kyuhyun .. aku Mencintaimu …

 

23:59

“ sooyoung-ah .. “ lirih kyuhyun

“ kau tau apa harapan yang kuucapkan dihari ulang tahunku ?” kyuhyun menyerukan isi hatinya

“ harapanku adalah aku ingin dapat memutar waktu agar aku bisa membatalkan ide konyolmu itu. Aku ingin menggantikan semua itu dengan pernyataan cintaku padamu sooyoung” isak kyuhyun

“ aku berharap kita tak terikat dengan kata ‘seratus hari’ itu. Aku ingin kau berada disisiku selamanya “

“ …… “ hening hanya terdengar mesin pendeteksi jantung yang mendengarkan pembicaraan mereka, tepatnya hanya kyuhyun

“sooyoung … kau tak bisa begini. Kau tak bisa meninggalkanku. Bangun sayang aku mohon “

“ …….. “

“ hari yang kita lalui belum seratus hari sayang, masih 99 hari “

“kau harus bangun, aku akan mewujudkan harapanmu. Kita akan terus bersama dan melewati puluhan ribu hari bersama sama “

“ aku juga mencintaimu, maafkan aku karena aku terlalu takut untuk menyatakannya. Dan sekarang kau dengar aku sooyoung .. aku mencintaimu “

“aku mencintaimu choi sooyoung .. “

“ selamanya “

Kyuhyun pun mengecup bibir sooyoung yang kini semakin pucat, jam dinding yang berdentang 12 kali menandakan waktu sudah menunjukan 00:00 jantung sooyoung pun berhenti berdetak.

Dan itu adalah tepat hari ke seratus mereka ..

“ appaku selalu bilang jika kita mencintai seseorang, maka katakanlah “ ucap seorang pemuda yang baru saja menceritakan pengalaman sang ayah

“whoooaaaaa aku benar benar tersentuh dengan kisah ayahmu, cho” ucap seorang gadis yang kini tengah menyapu sisa sisa airmata nya. “ lalu apakah ibumu mengetahui kisah ini ? “ Tanya gadis ini polos

“ ayahku, Cho Kyuhyun memutuskan untuk menikah dengan wanita pilihannya Lee Eui Jin ibuku. Dan bersyukurlah karena ibuku mengerti akan masa lalu ayah. Ayah selalu menjaga ibu karena tak ingin kisah memilukan itu terulang kembali “ ucap pemuda yang bernamakan Marcuss Cho itu

“ Marcuss .. “ panggil gadis itu

“ hmmmm ?? “

“…… “ hanya ada kesunyian, marcuss pun menoleh dan mendapatkan teman dekatnya itu tengah menunduk memikirkan sesuatu

“ Choi !!! “ sontak gadis bermarga Choi itu pun mendongak dan menatap lelaki dihadapanya

“ kau bilang, bahwa jika kita mencintai seseorang maka kita harus mengatakannya “ summer, gadis itu menghela nafasnya

“ lalu ?”

“ aku mencintaimu cho “

“ ……..”

“ aku tau ini sangat aneh, aku bukan tipe wanita yang dengan gampangnya menyatakan perasaanku pada lelaki, tapi entahlah aku ingin mengatakannya semua nya, hari ini, di depanmu. Bahwa aku Mencintai Marcuss Cho, putra dari Kyuhyun Abeonim “ summer menunduk menunggu tanggapan dari marcuss

“ Choi …. Nado Saranghae “ ucap lelaki tampan itu dan langsung memeluk gadisnya berjanji bahwa kisah cinta nya tak akan seperti masa lalu ayahnya.

 

 

 

END

 

Ige mwoyaaa ???

Nado molla .. saya juga tak tahu ini ff jenis apa .. haha yang jelas saya sudah merealisasikan keinginan saya untuk menulis sesuatu tentang kyuyoung .. ditunggu partisipasinya di kolom komentar, atau apabila mau ngomen saya secara pribadi bisa via bbm caranya follow twitter and then I’ll send via dm .. saya fikir kritik dan saran untuk para penulis juga penting ..

Terima kasih sudah membaca ff abal abal ini ..

See you later yeorobeun ~~~

53 thoughts on “[FREELANCE] 100 DAYS OF LOVE

Gomawo^^ You are the best Visitor, So Give Comments After You Read It.

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s