LOVE FOLLOWS YOU 2

Love Follows You 2

Length : Series

Cast : Cho Kyuhyun, Choi Sooyoung

Genre : Romance, Comedy, Married life

THIS IS PURE MINE

 

Sooyoung POV 

Pesta pernikahan baru saja selesai. Kini aku dan namja sombong itu tengah bersiap untuk naik ke atas, ke kamar pengantin yang sudah disediakam oleh nenek. Aku masuk terlebih dahulu dan duduk di tepi ranjang karena aku merasa cukup lelah seharian ini berdiri menyambut tamu yang datang.

“Siapa yang mengijinkanmu untuk duduk di ranjangku, hah?”

Kutatap kesal mata si sombong di depanku. Aku sedang tidak inhin bertengkar atau pun berdebat. Cukup diatas panggung td kami berdebat hingga menguras tenagaku. Dengan kesal aku beranjak dari tempatku dan langsung duduk di depan meja rias. Kubuka satu persatu perhiasan yang aku gunakan karena aku ingin mandi dan beristirahat.

“Kenapa begitu menghayati kegiatanmu? Apakah ini kali pertamanya kau memakai perhiasan mewah tersebut?” Si Sombong itu mulai bersua lagi. “Ah… tidak mungkin kekasih-kekasih kayamu pasti sudah pernah membelikannya untukmu. Mungkin saja lebih dari itu.” Dan dia semakin menjadi karena aku tak memberinya respon, “kasihan sekali hidupmu. Hidup pas-pasan tapi ingin memiliki semua kemewahan. Jadi yang kau lakukan adalah menerima perjodohan gila ini. Kau menjadi istriku dan nenek memberikan semuanya untukmu. Aku-”

“Maaf Tuan Cho yang terhormat. Ada kalanya pikiran burukmu akan membuat kau menghabiskan tenagamu sendiri untuk menduga-duga dan menjelaskan ketidak benarannya. Jadi kuharap kau tidak akan sakit. Permisi.” Aku beranjak pergi ke kamar mandi. Aku sudah gerah dengan pakaian ini. Aku harus mandi dan istirahat. Besok ada ujian dokter susulan, jadi aku ingin mengumpulkan stamina malam ini. Persetan dengan pengganggu itu.

Setelah selesai membersihkan tubuh, aku memakai pakaian tidurku. Aku keluar dan mendapati pria itu terlelap dengan masih mengenakan pakaian yang sama. Kaki panjangnya terjuntai ke bawah dan masih mengenakan sepatu. Sudah kuduga, dia kelelahan memikirkan keburukanku dan mengejekku. Dasar sombong!

Kudekati dirinya dan perlahan aku menunduk untuk membuka sepatunya. Setidaknya aku ingin menjadi istri yang baik yang tetap melakukan tugasnya sekali pun suaminya seperti dia. Setelah itu perlahan kutarik jas abu yang digunakannya sebagai penutup wajahnya.

“Apa yang kau lakukan?” Aku cukup kaget dengan kesadarannya. Kupikir dia benar-benar terlelap.

“Tidak baik tidur dengan menutup wajahmu. Bisa-bisa kau mati karena tidak bisa bernafas.” Jawabku asal sambil kembali ke meja rias untuk menyisir rambutku.

“Kau mendoakanku untuk cepat mati dan kau akan menguasai seluruh kekayaanku, begitu?” Cetusnya.
Dia gila?

“Sudah kukatakan, kalau memang melihat kekayaan, bukan kau yang aku nikahi!”

“Dasar penjilat. Kau benar-benar munafik.” Kesalnya sembari beranjak dari posisinya dan masuk kamar mandi.
Aku menghela nafas pelan-pelan. Eomma… doakan anakmu ini kuat menghadapi segala cobaan ini.

“Wow wow wow… ada orang kaya baru di rumah ini…” aku mendongak dan mendapati Jessica yg sedang berdiri di ambang pintu kamar. Aku berdiri dan menatapnya datar. Aku sadar, sejak pertama bertemu, dia sudah tidak menyukaiku. Entah apa yang dipikirkannya.

“Bagaimana Ny.Cho, apakah kau bahagia dengan semua ini?” Sindirnya. Jika saja aku berani menjawab, aku akan menjawab kebahagiaan keluargaku dan Nenek Cho yang membuatku bahagia. Aku tak memberikan respon apapun.

“Tentu saja dia bahagia.” Aku tersentak mendengar Nenek yang tiba-tiba saja muncul di belakang punggung Jessicca. “Dan kau, berbicaralah lebih sopan dengan kakak iparmu. Ini yang nenek takutkan, kau tidak bisa menerima perempuan pilihan kakakmu jika kau terlalu manja dengan kakakmu.”

“Dia bukan wanita pilihan kakak, nek-”

“Dia pilihanku dan aku yakin dialah yang terbaik.” Potong nenek cepat, “kau kembali saja ke kamarmu!” Tukas Nenek, membuat Jessica cemberut dan lantas pergi dari kamarku.
Sedetik kemudian, Nenek tersenyum padaku, “maafkan dia, sayang. Maklum dia tidak memiliki orang tua lagi sejak lima tahun yang lalu. Maka dari itu dia sangat manja padaku dan terlebih lagi pada kakaknya. Dia pasti sangat cemburu padamu.” Jelas Nenek sembari mengelus lembut lenganku. Walau pun begitu aku merasa bukan itu alasan mengapa Jessica tidak menyukaiku.

“Hei wanita matre kau-” aku menoleh dan mendapati Kyuhyun yang baru saja keluar dari kamar mandi sambil mengumpat.

“Apa yang kau katakan Kyu?!” Tanya Nenek marah.

“Oh… tidak nek, aku hanya menyapa istriku saja.”

“Tapi kau menyebutnya sebagai wanita matre? Apa maksudmu, hah?”

Kyuhyun tampak gelagapan dan langsung mendekati sang nenek, merangkul bahu nenek dengan lembut, “Nenek salah dengar. Aku mengatakan aku sudah selesai mandi pada istriku.” Dia ini lucu sekali, membohongi orang yang jelas-jelas sudah tahu kebenarannya. “Lagi pula apa yang nenek lakukan disini?” Tanya Kyu yang aku tahu maksudnya adalah mengalihkan perdebatannya dengan sang nenek.

“Kau ini harus lebih romantis dan manis terhadap istrimu. Percayalah padaku, dia adalah wanita terbaik untukmu.”

Kyuhyun tersenyum kepada nenekny, senyuman yang di paksakan, “Aku mengerti nek.” Dan kini dia menghampiriku dan memelukku dari belakang di hadapan nenek.

“Hei, apa yang kau-”

“Sayang, aku ingin menunjukkan pada Nenek kalau kita memang pasangan yang romantis dan manis. Bahkan sebelum mandi kita sempat berciuman lembut, iyakan?” Mataku seketika melotot mendengar cerita karangannya. Aku menatap nenek yang sudah tersenyum jahil dan sarat akan rasa bahagianya.

“Tidak nek, kita-”

“Kau tidak perlu menyangkalnya dihadapan nenek, sayang. Nenek bahkan akan lebih bahagia dari pada yang kita harapkan.” Sial! Apa dia gila? Dia bisa saja membuat nenek berharap lebih. Lalu mau sampai kapan?

“Ya sudah, Ya sudah. Kalian istirahatlah dulu. Jangan sampai kelelahan, arraseo?!”

“Ne Halmonie~” jawab Kyu yang sudah sok imut sambil memeluk neneknya, “saranghae~” aku bisa mendengar dia berkata seperti itu pada neneknya. Entah kenapa itu terdengar sangat tulus.

“Na do Saranghae~” balas nenek yang membuatku tersenyum kearahnya. Aku hampir saja melototkan mata sekali lagi saat mendapati nenek mengedipkan sebelah matanya padaku.

“Kalian tidak boleh bertengkar, ne? Nenek tinggal dulu.” Kami menundukkan kepala hingga nenek keluar dari kamar. 


Aku menghela nafas dan berjalan kearah ranjang. Aku ingin istirahat. 


“Apa yang kau lakukan?! Itu kasurku!”


“Ya, aku tahu, kau bisa tidur di bagian sana. Kasur ini sangat luas.” 


“Apa kau mau kita melakukan-” terkanya dengan tatapan evilnya.


Seketika kusilangkan kedua lenganku di dada. “Tidak!” Tukasku. Dia terbahak. “Aku hanya ingin tidur. Lagian tidak mungkin aku tidur di kamar lain karena nenek pasti akan marah.”

“Bagus kalau dia marah.” Cetusnya.

“Tapi kau yang akan di marahi, bukan aku!”

“Ya, itu dia masalahnya!” Tambahnya, “Tapi sangat mungkin kan jika kau tidir di sofa itu?”
Mwo? Aku harus tidur di sofa?

“Tidak. Aku tidak mau!”

“Tapi kau harus mau. Ini perintah. Lagian aku yang memiliki kamar ini.”

“Andwe! Shireo!” Aku akan sakit pinggang dan susah mengikuti tes  untuk besok jika aku tidur di sofa. Walau pun sofa itu sangatlah empuk.

“Biar aku yang melakukannya” kata Kyu yang kini beranjak dari ranjang. Apakah dia yang akan tidur di sofa?

“Jangan. Kau jangan tidir di sofa. Aku tidak apa-apa berbagi ranjang denganmu” ujarku.

“Tapi aku yang tidak mau berbagi denganmu!” Tegasnya. Kemudian dia mengangkat tubuhku dan hendak membawaku ke sofa. Aku meronta menolak keputusannya.

“Turunkan aku!” Teriakku sembari memberontak keras.

“Jangan banyak gerak!” Titahnya.

“Tidak aku tidak mau tidur di sofa! Besok aku ada ujian!”

“Itu masalahmu!”

Aku memberontak lagi dan semakin keras memberontak. Hingga akhirnya kurasakan tubuh Kyu yang tak seimbang dan perlahan tapi pasti kami berdua terjatuh di sofa.

Tapi apa ini?

Bibirku…

Mataku seketika melotot menyadari bahwa bibirku dan bibirnya menyatu dengan sempurna.



TBC

27 thoughts on “LOVE FOLLOWS YOU 2

  1. keren…. aku baru baca part 1 nya, ehh iseng-iseng nyari-nyari ff kyuyoung, tau nya ada lagi..
    ff ini ngga kaya ff ky yang, soo nya menderita banget kan setelah tinggal sama kyu?
    kasian sama soo..
    sabar aja ya soo..
    kyu, awas nanti nyesel loh..
    oiya, kalo bisa jangan ada orang ke3 ya diantara kyuyoung..
    disofa kenapa? hehehe..
    ditunggu ya nextnya..
    selalu semangat author..

  2. Hehe,, aq suka moment” kyuyoung yang kya gini,, gak saling suka tapi ada ajah kjadian yg buat mereka trlihat romantis,,
    Next eonnie 😄
    Hwaithing…

  3. Part ke 2 nya udah keluar . wah kaya nya bakal sering nih ngpos nya author . disini sooyoung menderita banget . itu si jessica enggak suka banget sama sooyoung .

  4. Wah enak klo gni smnggu bsa dpet 2 part langsng klo bsa sring² kua gini.
    Chingu aku sdkit kurang srek pas kta² Matre ky aneh aja biasanya pke kta wanita gila harta/uang.
    Kyuhyun gk tau apa² maen nuduh aja gto, eh Jess jg gra² jelous ikut² sombong.
    Tpi jg jdiin Soo upik abu yah abisan cpe klpi yg mwek² mulu bawaannya Baperr.

  5. omo omo omo… mereka kiss?? ahh senangnya?? penasaran dengan kelanjutannya.. tapi bener gak sihh dia ada hubungan sama donghae seperti yang di duga sama jessica.. atau dia cuma salah faham aja?? ahh di tunggu bgt kelanjutannya…

  6. perjalanan baru dimulai ya buat syoo wkwk banyak bikin kyuyoung moment yg romantis ya thorrrrr dipart selanjutnya.
    Btw ff nya kurang panjang:(((( hehe

Gomawo^^ You are the best Visitor, So Give Comments After You Read It.

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s